Radioaktif Perumahan, Airin Tunggu Penjelasan Pihak Berwenang

CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 13:31 WIB
Radioaktif Perumahan, Airin Tunggu Penjelasan Pihak Berwenang Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany meninjau lokasi pembersihan sisa-sisa zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan. (CNN Indonesia/Thohirin)
Tangerang Selatan, CNN Indonesia -- Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meminta semua menunggu pihak penjelasan pihak berwenang terkait paparan radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong.

Menurutnya penjelasan harus diberikan agar tidak ada kabar simpang siur dan menimbulkan kekhawatiran.

"Kita tunggu saja ke pihak berwenang untuk menjelaskannya agar tidak simpang siur dan Insyaallah mudah-mudahan tidak ada kekhawatiran apa-apa," kata Airin di Perumahan Batan Indah, Selasa (18/2).


Airin mengunjungi lokasi untuk meninjau lokasi pembersihan sisa-sisa zat radioaktif.

Ia berharap proses pengangkatan material yang terpapar radioaktif bisa bisa segera selesai.


"Harapan kita mudahan-mudahan dan pasti semua sama, semua berharap enggak menunggu lama sebelum 20 hari selesai," kata Airin.

Ia mempercayakan semua prosesnya ke Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) sebagai pihak yang memiliki kapasitas dan kewenangan dalam masalah ini.

Menurutnya Polres Tangsel juga telah berkoordinasi dengan Batan dan Bapeten untuk melakukan proses penyelidikan mengungkap motif di balik temuan zat radioaktif di pemukiman warga.

[Gambas:Video CNN]


Terkait proses Whole Body Counting (WBC) atau pemeriksaan paparan radiasi terhadap 9 warga Perumahan Batan Indah. Ia berharap,  pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil yang baik.

"Kita tunggu. Tadi dapat laporan tunggu 2 hari. Kita tunggu, sabar, mudah-mudahan tidak ada apa-apa," katanya.

Proses clean up atau pembersihan sisa-sisa zat radioaktif di Batan Indah masih terus dilakukan. Aparat gabungan yang terdiri dari Batan, Bapeten, dan kepolisian masih hari ini telah menyiapkan puluhan drum mengangkut sisa tanah yang positif terkontaminasi.

Hingga hari keenam proses pembersihan, tim gabungan telah mengangkut total 115 drum berisi tanah terkontaminasi zat radioaktif. Tanah-tanah itu dibawa ke laboratorium milik Batan di Tangsel untuk diproses menjadi limbah agar tak lagi berbahaya. 
(thr/sur)