Dasco memprediksi ketidaksinkronan antarpasal dalam omnibus law RUU Cipta Kerja akan terjadi. Sebab menurutnya tidak mudah menyelaraskan banyak pasal sekaligus.
"Ada banyak kepentingan dan hal yang saling bertabrakan di sini. Sehingga tidak dihindari ada ketidaksinkronan yang juga disebabkan pasal-pasal yang selama ini sudah berjalan," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Lebih lanjut, Dasco mengingatkan perjalanan RUU Omnibus Law Cipta Kerja masih panjang. Oleh karena itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengawal pembahasan.
"Mari kita bahas bersama, lalu kita masukkan pendapat dari publik. Kita buat forum diskusi kluster baik yang namanya upah, sertifikasi halal, dan apapun namanya lain mari kita bahas bersama agar klir dan menjadi undang-undang dan enggak menjadi kontroversi lagi," ucapnya.
Omnibus Law Cipta Kerja adalah usulan prioritas dari pemerintahan Joko Widodo di periode kedua. Dia hendak memangkas dan menyederhanakan peraturan guna menarik investasi asing.
Pemerintah tercatat hendak menyelaraskan 1.244 pasal dari 79 undang-undang ke dalam RUU yang awalnya bernama Cipta Lapangan Kerja itu.
[Gambas:Video CNN] (dhf/pmg)
