Puan Imbau Anggota Tak Bolos Rapat: Semua Disorot Media

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 01:28 WIB
Puan Imbau Anggota Tak Bolos Rapat: Semua Disorot Media Ketua DPR RI, Puan Maharani. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPR RI, Puan Maharani mengimbau seluruh anggota dewan selalu hadir dalam setiap agenda rapat paripurna. Kahadiran di rapat paripurna, kata dia, akan menjadi salah satu penilaian masyarakat terhadap parlemen.

"Karena kehadiran di paripurna itu semua disorot media. Isu apa yang akan ditampilkan, apa yang dikerjakan," kata Puan ketika memberikan sambutan di Seminar Nasional Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Crown Plaza, Jakarta, Senin (24/2).

Puan pun menceritakan pengalamannya saat para pimpinan DPR hadir lebih dulu dibanding anggota DPR lainnya. Politikus PDIP itu menyebut pimpinan DPR memang diminta untuk datang lebih awal dalam setiap rapat.


"Saya kemudian minta wakil-wakil saya untuk duduk duluan di depan, di kursi pimpinan, untuk menunjukkan bahwa kami siap memimpin paripurna," jelas dia.


Putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu mengingatkan untuk memoles citra DPR untuk lebih baik butuh peran semua pihak di parlemen. Puan menyatakan saat ini citra DPR mulai terlihat positif.

Puan mengungkap survei Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) yang menyebut tingkat kepuasan publik terhadap DPR mencapai 50,5 persen.

"Tugas menjaga kepercayaan menjadi tugas semua anggota dewan," tegasnya.


Perketat tamu DPR

Dalam kesempatan itu Puan juga meminta tak sembarang orang dapat masuk ke gedung DPR/MPR RI. Puan meminta agar petugas keamanan di DPR dapat menyeleksi pihak-pihak yang hendak berkunjung.

"Diseleksi dulu, dia siapa, urusannya apa, tujuannya ngapain. DPR ini lembaga pemerintahan yang terhormat. Jadi, bukan sok terhormat atau dihormati," ungkap Puan.

Petugas keamanan, kata dia, juga harus mengecek orang-orang yang hendak mengunjungi DPR. Ia juga mengingatkan agar petugas keamanan DPR meminta kartu identitas kepada setiap tamu.

"Bebas tapi ada aturan-aturan yang harus dipenuhi dan wajib dipenuhi," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

Ia pun menceritakan pengalaman saat akan menghadiri sebuah konferensi di Parlemen Australia. Puan menyebut aturan di parlemen Australia cukup ketat.

"Mau ambil ID saya sebagai anggota delegasi yang ikut konferensi di sana, itu saja enggak boleh diambil orang lain," ujarnya.

"Dubes pun enggak bisa ambilin ID saya. Jadi saya harus datang sendiri, saya bawa paspor saya, dicek dulu, baru ID saya dikeluarin," sambung Puan.

Ditemui usai acara, Puan menolak jika apa yang disampaikan dalam sambutannya sebagai upaya memperketat arus keluar masuk orang di DPR. Menurut dia, sebagai salah satu lembaga tinggi negara, ada aturan-aturan berlaku untuk berkunjung ke sana.

"Ini bukan maunya pimpinan DPR, tapi ini jadi protap dari semua gedung lembaga tinggi negara, bukan hanya DPR. Semua lembaga tinggi negara yang saya ketahui di luar negeri enggak ada orang keluar masuk tanpa diketahui siapa identitasnya masuk ke gedung DPR," jelas Puan. (dmi/ain)