Kastorius mengatakan Tito lebih fokus menjalankan tugas-tugas dari Presiden Jokowi. Oleh karena itu, dia tidak memikirkan posisinya di kabinet.
"Tetap fokus kerja. Pak Tito masih fokus kerja untuk sukseskan lima visi misi Presiden yang telah dituangkan ke dalam program Kemendagri," kata Kastorius saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Tito yang juga menjabat Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) juga sedang merencanakan program pembangunan di 220 kabupaten di perbatasan negara.Rencana itu, kata Kastorius, sesuai dengan visi Jokowi yang ingin membangun dari pinggiran.
Lihat juga:Hati-hati Bongkar Pasang Kabinet |
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman membantah hal tersebut. Menurutnya, Presiden Jokowi masih memberi waktu kepada para menteri untuk menyesuaikan diri dan menuntaskan kerja.
Kepala Staf Presiden Moeldoko juga menampik hal itu. Meski demikian, dia mengamini bahwa Jokowi mencatat kinerja para menteri sejak dilantik Oktober 2019 lalu.
"Isu (reshuffle) dari mana sih? Orang lagi kerja kenceng begini reshuffle bagaimana. Semua masih konsentrasi kerja, apalagi ngadepin banyak isu," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2).