PKS Lobi Golkar demi Cari Suara Pemilihan Wagub DKI

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 11:12 WIB
PKS Lobi Golkar demi Cari Suara Pemilihan Wagub DKI Sekjen PKS Mustafa Kamal mengatakan partainya bersama Golkar membahas pemilihan wagub DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendekati Partai Golkar agar memberikan suara dalam pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta yang digelar DPRD dalam waktu dekat.

Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal mengatakan pihaknya turut membahas masalah pemilihan wagub dalam pertemuan Presiden PKS Sohibul Iman dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kemarin malam.


"Ya di sini kami hanya saling berbagi saja, memberikan informasi tentang calon dari PKS seperti apa," kata Mustafa di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (25/2) malam.


PKS menyodorkan nama Nurmansyah Lubis sebagai calon wagub DKI melawan Ahmad Riza Patria yang disodorkan Partai Gerindra. PKS dan Gerindra adalah pengusung utama Anies Baswedan pada Pilgub 2017 lalu.

Mustafa mengatakan para pengurus PKS dan Golkar di tingkat provinsi sudah membahas pemilihan wagub DKI ini. Ia pun berharap Golkar bisa memberikan suaranya untuk calon dari PKS.

"Ya tentu kami berdoa, berharap ya. Mudah-mudahan takdir yang terbaik Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT," ujarnya.

DPRD DKI sudah menetapkan tata tertib pemilihan wagub Jakarta. Kini, wakil rakyat 'Kebon Sirih' itu sedang membentuk panitia pemilihan. Anggota Fraksi Gerindra, PKS, dan PDIP tak boleh menjadi ketua pemilihan.

PKS Lobi Golkar dalam Pemilihan Wagub DKIGedung DPRD DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)


Dua calon wakil gubernur itu akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Setelah itu pemilihan dilakukan dengan mekanisme sistem voting tertutup.

DPRD DKI 2019-2024 memiliki 106 anggota yang berasal dari 10 partai politik. PDIP menjadi yang paling banyak dengan perolehan 25 kursi. Gerindra memiliki 19 kursi. Sedangkan PKS 16 kursi.

Kemudian Demokrat 10 kursi, PAN 9 kursi, PSI 8 kursi, NasDem 7 kursi, Golkar 6 kursi, PKB 5 kursi, serta PPP 1 kursi.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik mengatakan pemilihan Wagub DKI akan dilakukan pada akhir Februari. Pihaknya telah membahas tata tertib dewan dan tata tertib pemilihan wakil gubernur.

"Jadi dalam waktu dekat kita akan punya wakil gubernur," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.


[Gambas:Video CNN] (fra/pmg)