"Enggak ada (instruksi khusus), (penurunan) itu kegiatan rutin," kata Arifin kepada CNNIndonnesia.com, Kamis (27/2).
Arifin menjelaskan jajarannya kerap menurunkan setiap spanduk yang tidak memiliki izin. Spanduk yang diturunkan adalah spanduk yang ilegal agar tidak mengganggu ketertiban umum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(spanduk ada) Banyak, kalau enggak dilepas-lepasin jadi penuh Jakarta ini," tegas dia.
[Gambas:Video CNN]
"Enggak ada (laporan itu). Saya bekerja sesuai dengan ketentuan enggak ada izin ya diturunkan. Kegiatan rutin saja," tutup dia.
Sebelumnya, ramai di beberapa titik jalan Jakarta spanduk yang berisikan kritik terhadap Anies. Beberapa spanduk itu ada sejak banjir pada Selasa (25/2) dengan menampilkan wajah Anies dan kalimat 'Banjir Kotanya, Habis APBD-nya, Tertipu Warganya. Mundur Aja deh'.
Anies merespons datar mengenai keberadaan spantuk tersebut. Eks Mendikbud itu hanya diam dan dia berusaha menerobos barisan wartawan yang mempertanyakan pertanyaan serupa.
"Cukup ya," ucap Anies singkat. (ctr/ain)