Polisi Tangguhkan Penahanan Penabrak Ibu Hamil Palmerah

CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 14:54 WIB
Polisi mengabulkan permohonan penangguhan penahanan FMS, pengemudi mobil Toyota Rush yang menabrak seorang ibu hamil di Palmerah, Jakarta Barat. Ilustrasi. (Istockphoto/ Rvimages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menangguhkan penahanan pengemudi mobil yang menabrak seorang ibu hamil di Palmerah, Jakarta Barat hingga tewas.

Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, Hari Atmoko mengatakan, perempuan pengemudi Toyota Rush berinisial FMS itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami kabulkan pengajuan penangguhan penahanannya, karena alasan kemanusiaan," ujar Hari saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (28/2). 
Menurut Hari, FMS masih memiliki tiga orang anak yang masih kecil sehingga penahanan ditangguhkan. Selain itu, selama diperiksa, FMS juga kooperatif.


Kendati begitu, Hari menegaskan jika proses hukum masih tetap berjalan. Polisi juga akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap suami tersangka.

Mobil FMS menabrak seorang ibu muda berinisial SR (26), pada Sabtu (22/2). Janin berusia 5 bulan yang dikandung SR juga ikut tewas. 

[Gambas:Video CNN]

Hari mengatakan, korban awalnya tengah menyebrang jalan di Jalan Palmerah Utara IV, RT 13 RW 06 Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (22/2) siang. Tiba-tiba dari arah belakang melaju mobil Toyota Rush yang dikemudikan oleh FMS. 

"Pengemudi gugup, harusnya injek rem, dia malah injak gas. Korban terdorong dan di depan ada tiang listrik," kata Hari.

Kemudian, usai kejadian tersebut, FMS bersama suaminya langsung membawa korban ke RS Pelni, Jakarta. Namun, sehari berselang, korban dan janinya dinyatakan tewas. 

Kejadian ini sempat terekam oleh Closed Circuit Television (CCTV) dan sempat viral di media sosial. Video itu diunggah oleh akun Twitter @black_valley1.
(dmi/ugo)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK