Pasien tersebut dinyatakan mengalami gejala sakit seperti terjangkit virus corona (Covid-19) saat menjenguk keluarganya di Ambon Maluku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, kata Rita, pihak rumah sakit masih menunggu hasil spesimen dari Kementerian Kesehatan untuk memastikan pasien asal kota Bekasi tersebut positif atau negatif.
"Ia mengalami gejala sakit demam dan panas, suhu badannya juga tinggi," ujar Rita usai rapat koordinasi penanganan dan pencegahan virus corona di Ambon, Senin (16/3).
![]() |
"Kita sarankan satu orang warga luar Ambon itu jangan dulu melakukan aktivitas di luar rumah dan satu pasien dirawat RSUD Haulusy masih menunggu hasil spesimen, "kata Ponto.
Ia menjelaskan satu orang warga luar Ambon dan satu pasien terduga gejala virus corona yang sedang terpantau tersebut akan dilakukan karantina selama 14 hari kedepan sesuai petunjuk WHO.
"Jadi, kalau ada warga yang datang dari daerah penyumbang virus corona, orang tersebut ditetapkan sebagai orang luar daerah (OLD),"ujarnya.
Pada Minggu (15/3) malam petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ambon mendeteksi suhu tubuh penumpang KM Ngapulu dari Jakarta, Surabaya, Makassar, Bau-Bau di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
"Saat diperiksa suhu tubuh dua penumpang di atas 37 derejat dan langsung diisolasi ke Dinas Kesehatan Maluku,"kata Kepala Seksi Pengendalian Karantina Nasir Tuasamu, Senin (16/3).
[Gambas:Video CNN] (sai/pmg)
