Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau mengomentari perbedaan yang ada. Dia hanya mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta senantiasa berupaya setransparan mungkin.
"Kami dari DKI Jakarta menerapkan transparansi. Urgensi adalah faktual. Kami sampaikan apa adanya dan apa yang kami sampaikan adalah laporan resmi dari Dinkes ke Kemenkes," kata Anies saat konferensi pers di Balai Kota dan ditayangkan secara online, Jumat (20/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada pun untuk total pasien yang dinyatakan positif di DKI adalah 224 orang," kata Catur.
Masih di hari yang sama, juru bicara pemerintah pusat khusus penanggulangan corona Achmad Yurianto mengatakan ada 215 orang positif corona di Jakarta.
Jika dirinci, kasus positif corona berada di DKI Jakarta (215), Jawa Barat (41), Banten (37), Jawa Timur (15), Jawa Tengah (12), Kalimantan Timur (10), Bali (4), DIY (4), dan Kepulauan Riau (4).
Lalu di Kalimantan Barat (2), Kalimantan Tengah (2), Sulawesi Utara (1), Sumatera Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), Riau (1), serta dalam proses investigasi 13 kasus. Total 369 kasus di seluruh Indonesia.