Namun, katanya, rumah sakit bekas pengungsi Vietnam itu akan diprioritaskan untuk pasien khusus yakni para tenaga kerja Indonesia (TKI).
Saat ditanya berapa banyak TKI yang akan dibawa ke Pulau Galang. Yudho tak bisa menyatakan jumlah pasti. Dia hanya mengatakan saat ini TKI yang berada di negeri jiran itu jumlahnya ribuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlahnya ribuan tapi akan dicek dulu dengan thermal gun dan rapid test, yang dinyatakan positif akan dirawat di RSD Pulau Galang," kata Yudo.
Sementara itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memang telah memastikan Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 di Pulau Galang, Batam, bisa beroperasi, pada Senin (30/3), jika pelatihan tenaga medisnya tuntas.
Dia menyebut, hingga Rabu (25/3) kemarin pembangunan Rumah Sakit Darurat ini telah mencapai 73 persen. RSD Pulau Galang sendiri akan memiliki 340 ruang observasi dan 20 unit ruang isolasi.
Lihat juga:RS Darurat Wisma Atlet Dibagi Tiga Zona |