DKI Kekurangan APD dan Masker untuk Tenaga Medis

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 06:08 WIB
Pemprov DKI Jakarta masih kekurangan APD dan masker untuk tenaga medis dalam menangani pasien positif virus corona. Pemprov DKI masih kekurangan APD hingga masker untuk tenaga medis. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membutuhkan bantuan alat kesehatan berupa alat pelindung diri (APD) serta masker untuk tenaga medis dalam menangani pasien terkait virus corona (Covid-19). Jumlah APD yang ada sekarang masih kurang.

"Bantuan yang masih dibutuhkan APD, masker, sarung tangan, disinfektan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia di Balai Kota, Jakarta, Rabu (1/4).
Namun, Dwi tak menyebut berapa jumlah APD, masker, sarung tangan, hingga disinfektan yang masih dibutuhkan Pemprov DKI saat ini.

Meskipun demikian, Dwi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dalam penanganan Covid-19.


Ia mengungkapkan telah menerima bantuan bagi tim medis, seperti 350 pakaian dalam untuk tim medis perempuan dan 160 pakaian dalam tim medis laki-laki.

Kemudian Pemprov juga telah menerima 4.000 pasang sarung tangan, serta 2.100 kaleng susu kemasan.
Selain itu, ada juga bantuan 120 liter cairan disinfektan, 200 unit alkohol swab, 10 liter hand sanitizer, dan 500 pasang sarung tangan.

Sebelumnya pemerintah pusat juga telah mendistribusikan 349 ribu APD untuk memenuhi tenaga medis dalam menangani pasien positif corona. Upaya pendistribusian APD juga akan terus ditingkatkan.

Pasien positif corona di Jakarta hingga Rabu (1/4) bertambah 51 orang, sehingga total kasus positif corona di DKI mencapai 794 kasus.

[Gambas:Video CNN]

Sebanyak 490 pasien masih dirawat di rumah sakit, dan 166 orang lainnya melakukan isolasi mandiri. Kemudian 87 orang meninggal dan 705 lainnya masih menunggu hasil tes laboratorium. (dmi/bmw)