Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyatakan pihaknya bersiasat dengan mengalokasikan dana zakat ASN guna disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Ia menyebut dalam waktu dekat akan segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baznas kita minta untuk memperkuat jaring pengamanan sosial berupa pemberian sembako untuk yang terdampak covid-19," kata dia.
"Kalau dipotong, orang lagi megap-megap gini, gaji 4 bulan suruh untuk Covid-19, nanti hidupnya bagaimana?" sanggah Dedie.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan akan memotong gajinya serta para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam empat bulan ke depan per Senin (30/3).
Dana yang dihasilkan dari pemotongan bakal digunakan untuk mengurangi beban masyarakat tidak mampu selama pandemi Covid-19. Dana itu juga dimanfaatkan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Barat.
Sementara itu, pandemi Covid-19 terus memakan korban jiwa di Indonesia. Data per Kamis (2/4) Pukul 10.00 WIB, di Kota Bogor total pasien positif Covid-19 sebanyak 24 orang, 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 142 Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta 2 orang meninggal.
Sedangkan di Provinsi Jawa Barat tercatat 220 orang dinyatakan positif covid-19, 11 orang sembuh dan 21 orang meninggal dunia. Sementara itu, data secara nasional, Per Rabu (1/4) tercatat 1677 orang dinyatakan positif Covid-19, diantaranya 157 orang meninggal dan 103 orang sembuh.