Update Corona Jabar 3 April: 223 Kasus Positif, 25 Meninggal

CNN Indonesia | Jumat, 03/04/2020 14:38 WIB
Jumlah pasien positif dan meninggal akibat corona di Jawa Barat bertambah berdasarkan data Jumat (3/4). Pasien sembuh masih 11 orang. Ilustrasi petugas medis yang menangani kasus pasien virus corona. (ANTARA FOTO /Aswaddy Hamid)
Bandung, CNN Indonesia -- Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Jawa Barat per Jumat (3/4), bertambah menjadi 223 orang. Dari jumlah itu ada 25 orang meninggal dunia dan 11 orang dinyatakan sembuh.

Data diambil dari situs pantau Covid-19 Pemprov Jabar melalui pikobar.jabarprov.go.id pukul 14.00 WIB.


Penambahan terjadi pada jumlah kasus positif dan meninggal. Data sehari sebelumnya ada 220 kasus positif dan 21 orang meninggal. Sementara untuk pasien yang dinyatakan sembuh tak berubah, masih 11 orang. 


Untuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) di Jabar masih ada 12.979 orang yang masih dalam proses pemantauan. Sebanyak 3.413 di antaranya sudah selesai pemantauan, sehingga total ODP mencapai 16.392 orang.

Pada kategori pasien dalam pengawasan (PDP) di Jabar, sebanyak 860 di antaranya masih dalam pengawasan. Dari total 1.206 PDP, sebanyak 345 di antaranya telah selesai menjalani pengawasan.

Jabar berada di bawah DKI Jakarta sebagai wilayah dengan pasien positif Covid-19 terbanyak.

[Gambas:Video CNN]

Data corona di DKI per Kamis (2/4) kemarin tercatat pasien positif Covid-19 sebanyak 855 kasus. Dari jumlah itu 90 orang meninggal dunia dan 53 orang dinyatakan sembuh.

Data tersebut diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat teleconference dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kamis (2/4) sore.

"Di Jakarta terdapat 885 kasus covid positif. Kemudian saat ini ada 561 pasien yang masih dalam perawatan. Ada 181 orang yang melakukan isolasi mandiri. Berita baiknya 53 orang dinyatakan sembuh, tapi berita kurang baiknya 90 orang meninggal," ujar Anies. (hyg/wis)