Imam Irawan Jabat Kapolsek Kembangan Gantikan Fahrul Sudiana

CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 13:37 WIB
Kompol Fahrul Sudiana dicopot dari jabatan Kapolsek Kembangan, Jakbar akibat menggelar resepsi pernikahan di tengah pandemi corona. Karopenmas Polri Argo Yuwono menyatakan Kompol Imam Irawan menjabat Kapolsek Kembangan menggantikan Kompol Fahrul Sudiana yang menggelar pernikahan di tengah pandemi corona (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat kini dijabat oleh Kompol Imam Irawan menggantikan Kompol Fahrul Sudiana yang baru saja dimutasi akibat menggelar acara resepsi pernikahan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Pergantian jabatan tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/297/IV/KEP/2020 tertanggal 1 April 2020. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Argo Yuwono membenarkan hal tersebut.

"Iya benar," kata Argo melalu pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (4/4).


Imam Irawan, yang kini menjabat sebagai Kapolsek Kembangan, sebelumnya mengisi posisi Kanit 1 Bagian Pengawas Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Dalam surat telegram tersebut dijelaskan bahwa Fahrul Sudiana dimutasikan dari Kapolsek Kembangan menjadi Analis Kebijakan Pertama Yanma Polda Metro Jaya.

Pencopotan Fahrul bermula ketika dirinya menggelar resepsi pernikahan di suatu hotel di Jakarta. Banyak tamu yang diundang dan datang ke acara tersebut.

[Gambas:Video CNN]
Pernikahan Fahrul lantas menjadi sorotan di media sosial, karena sebelumnya Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan maklumat agar masyarakat tak membuat kegiatan mengundang banyak orang.

Polri lantas bersikap tegas. Fahrul Sudiana dicopot dari jabatan Kapolsek Kembangan pada Kamis (2/4).

"Hasil pemeriksaan awal oleh Propam Polda Metro Jaya telah melanggar disiplin dan juga melanggar Maklumat Kapolri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Kamis (2/4).

Yusri juga menyebut Maklumat Kapolri itu bukan hanya berlaku untuk masyarakat, tapi juga berlaku bagi anggota Polri dan keluarganya.

"Jadi kalau ada yang tidak menaati, maka siapapun itu harus siap dengan segala konsekuensinya. Berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya sejak hari ini yang bersangkutan dimutasikan ke Polda Metro Jaya sebagai Analis Kebijakan," ucap Yusri." ujar Yusri.

(bmw)