Cegah Corona, Depok Sulap 6 Pasar Tradisional Jadi Online

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 06:14 WIB
Cegah Corona, Depok Sulap 6 Pasar Tradisional Jadi Online Walikota Depok Mohammad Idris. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyebut ada enam pasar tradisional di wilayahnya yang kini melayani jual beli secara online untuk mencegah penyebaran virus corona.

Enam pasar itu yakni, Pasar Cisalak, Pasar Agung, Pasar Kemiri, Pasar Tugu, Pasar Musi, dan Pasar Depok Jaya. Jual beli online itu resmi diberlakukan sejak 30 Maret lalu.

"Tujuan dari pasar online ini untuk membantu warga yang ingin belanja kebutuhan pokok tanpa harus ke pasar," kata Idris lewat keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (6/4).


Adapun mekanismenya warga bisa berbelanja langsung dengan menghubungi nomor kontak penjual di masing-masing pasar tersebut. Nomor para penjual di enam pasar itu juga sudah diinfokan kepada warga sebelumnya.


Untuk harga, lanjutnya, penjual dan pembeli bisa melakukan tawar menawar secara langsung. Sementara untuk ongkos pengiriman ditanggung pembeli.

"Banyak warga yang dimudahkan dalam membeli sembako, bagi pedagang tetap dapat berjualan, demikian pula bagi teman-teman pengojek dapat berperan dalam pengiriman barang-barang yang dipesan," ujarnya.

Selain itu, Idris juga sudah mengeluarkan Surat Edaran Walikota Depok Nomor 443/171-Huk/Disporyata untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Depok. Salah satunya berisi tentang larangan bagi pemilik rumah makan atau restoran tak memberi layanan makan di tempat untuk sementara waktu.


Sebagai gantinya, Idris meminta kepada rumah makan hanya memberi layanan makanan dikemas atau pemesanan via jasa antar dan dikirim ke tempat pemesanan.

"Para pemilik/pengelola restaurant/rumah makan untuk sementara waktu tidak memberikan layanan makan di tempat bagi pelanggan," kata Idris.

Untuk diketahui, data terakhir hingga Minggu (5/6), Pemkot Depok mencatat kasus positif di Kota Belimbing itu berjumlah 64 orang. Jumlah itu belum ditambah 126 kasus positif lewat hasil rapid test di Kota Depok.

Adapun angka kematian dari kasus positif di hari yang sama tercatat sebanyak delapan orang. Sedangkan, 20 orang jug meninggal dunia dalam status PDP. (thr/osc)

[Gambas:Video CNN]