Pemerintah Sebut 35 Ribu Dokter Tangani Pasien Corona

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 19:14 WIB
Selain dokter, lebih dari 18 ribu relawan medis dan non-medis juga terdaftar untuk melaksanakan layanan bagi pasien virus corona di sleuruh rumah sakit rujukan. Ilustrasi petugas medis tangani pasien corona. (ANTARA FOTO /Aswaddy Hamid).
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19) Achmad Yurianto mengatakan hingga saat ini ada lebih dari 35 ribu dokter yang menangani pasien terkait Covid-19 di Indonesia. Jumlah itu tersebar di ratusan rumah sakit rujukan yang telah disiapkan.

"Lebih dari 300 rumah sakit rujukan Covid-19 sudah ditentukan yang kemudian diawaki lebih dari 35 ribu dokter dan 42 ribu tempat tidur," kata dia dalam keterangan persnya di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (9/4).


Lebih lanjut, untuk membantu petugas kesehatan yang memberikan pelayanan bagi para pasien terkait dengan Covid-19, ia mengatakan pemerintah juga sudah mendistribusikan ratusan ribu alat pelindung diri (APD).


"Lebih dari 700 ribu APD diadakan dan didistribusikan. Sementara stok yang kita miliki dan siap distribusi lebih dari 300 ribu," kata dia.

Di sisi lain, kata dia, pemerintah telah menerima donasi Rp193 miliar dari masyarakat dalam membantu upaya penanganan covid-19.

"Lebih dari 18 ribu relawan medis dan nonmedis juga sudah terdaftar untuk secara bersinergi melaksanakan layanan bagi penderita covid-19," ucap dia.

Pemerintah Sebut 35 Ribu Dokter Tangani Pasien CoronaInsert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)


Jumlah pasien yang dinyatakan positif covid-19 di Indonesia per 9 April 2020 secara kumulatif mencapai 3.293 orang. Dari jumlah itu, 280 orang meninggal dunia dan 252 pasien dinyatakan sembuh.

Dengan jumlah tersebut, maka pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia tercatat melonjak signifikan pada hari ini. Ada penambahan 337 kasus, sehingga menjadi paling tinggi sejak pertama kali diumumkan 2 Maret lalu.

Menurut Yurianto, gambaran data tersebut menunjukkan bahwa masih terjadi penularan kasus di tengah masyarakat.

"Mari sekali lagi kami mengajak patuh dan disiplin menggunakan masker, patuh dan disiplin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, patuh dan disiplin menjaga jarak fisik secara aman," kata dia.

(yoa/pmg)

[Gambas:Video CNN]