Sopir Ambulans Positif Corona, Satu Puskesmas di Bogor Tutup
CNN Indonesia
Senin, 13 Apr 2020 20:53 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu puskesmas di Kabupaten Bogor untuk sementara terpaksa tak memberikan pelayanan selama dua hari terhitung sejak Senin (13/4), lantaran satu sopir ambulans dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.
Ketua Siap Siaga Covid-19 Kabupaten Bogor, Kusnadi menuturkan pelayanan puskesmas tersebut dihentikan sementara guna sterilisasi ruangan, untuk kemudian kembali dibuka pada Rabu (15/4).
"Akan disterilkan dulu ruangannya. Rabu sudah buka lagi. Istilah kita menghentikan pelayanan di tempat itu," kata dia lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/4).
Akibat penghentian sementara layanan kesehatan itu, semua pasien yang tengah menjalani perawatan di puskesmas tersebut harus dipindahkan ke sejumlah puskesmas lain yang berada di sekitarnya.
Ada tiga Puskesmas yang menjadi tempat pemindahan pasien itu, yakni Puskesmas Dago, Puskesmas Parung Panjang, dan Puskesmas Lebak Wangi.
Sementara sopir yang dinyatakan positif Covid-19 disebut Kusnadi dalam keadaan stabil dan tengah menjalani perawatan di Puskesmas Parung Panjang.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga telah mengisolasi para staf dan petugas kesehatan lain yang bertugas di Puskesmas tersebut. Saat beroperasi kembali pada Rabu (15/4), puskesmas tersebut akan mendapat bantuan petugas kesehatan.
"Petugas isolasi mandiri, dan dilakukan pemeriksaan laboratorium. Yang melakukan pelayanan tenaga kesehatan Puskesmas sekitar diperbantukan," ujarnya. (thr/wis)
[Gambas:Video CNN]
Ketua Siap Siaga Covid-19 Kabupaten Bogor, Kusnadi menuturkan pelayanan puskesmas tersebut dihentikan sementara guna sterilisasi ruangan, untuk kemudian kembali dibuka pada Rabu (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada tiga Puskesmas yang menjadi tempat pemindahan pasien itu, yakni Puskesmas Dago, Puskesmas Parung Panjang, dan Puskesmas Lebak Wangi.
"Petugas isolasi mandiri, dan dilakukan pemeriksaan laboratorium. Yang melakukan pelayanan tenaga kesehatan Puskesmas sekitar diperbantukan," ujarnya. (thr/wis)
[Gambas:Video CNN]