"Daerah, Kementerian, para gubernur harus berkoordinasi dan saya meminta juga membantu presiden untuk seiring sekata," ujarnya di kantor BNPB, Senin (13/4).
"Satu komando satu pimpinan, tidak masing-masing memberikan pernyataan yang kadang-kadang membingungkan masyarakat," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak presiden menugaskan kepada gugus tugas oleh karena itu kalau bisa semua pernyataan bisa muncul dari Kepala BNPB," ujarnya.
Tak lama kemudian, Mensesneg Pratikno meralat ucapan Fadjroel. Pratikno menyampaikan bahwa pernyataan Fadjroel tersebut kurang tepat.
"Yang benar adalah: Pemerintah mengajak dan berupaya keras agar masyarakat tidak perlu mudik," kata Pratikno, Kamis (2/4).
Presiden Joko Widodo lalu menyampaikan sendiri apa yang dikehendaki pemerintah mengenai mudik pada Kamis (9/4). Dia mengatakan bahwa pemerintah tidak melarang, namun tetap menganjurkan masyarakat untuk tidak mudik demi menekan penularan virus corona.
"Sekali lagi pemerintah menganjurkan untuk tidak mudik," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/4).