DKI Salurkan Ratusan Ribu Bansos untuk Warga Terdampak Corona

CNN Indonesia | Kamis, 16/04/2020 03:40 WIB
Warga beraktivitas di bantaran Sungai Ciliwung, Jatinegara. Jakarta, Sabtu, 10 Agustus 2019. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, persentase penduduk miskin DKI Jakarta pada Maret 2019 adalah 3,47 persen atau sebesar 365,55 ribu orang. Saat ini pemerintah DKI Jakarta melakukan pilot project di beberapa wilayah dengan mengutamakan program KJP, Kesehatan, dan Pendidikan yang ditargetkan dapat mengurangi kemiskinan. Ilustrasi warga miskin Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan ratusan ribu paket bantuan sosial (bansos) kepada warga miskin dan rentan miskin yang terdampak wabah virus corona (Covid-19).

Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Catur Laswanto mengatakan, untuk Rabu (15/4), paket bantuan disalurkan ke 10 kelurahan di wilayah Jakarta Barat.

Pemberian bansos ini merupakan kebijakan Pemprov DKI selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona.


"Total paket yang didistribusikan hari ini sebanyak 114.196 paket," kata Catur dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4).

Catur mengatakan penyaluran bansos telah dilakukan sejak Kamis (9/4) dan akan disalurkan setiap hari hingga 24 April 2020 mendatang. Bansos tersebut langsung diantar ke rumah warga, sehingga tidak ada warga yang berkumpul untuk mengambil bantuan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, program bansos ini bersumber dari realokasi anggaran APBD Provinsi DKI.

Selain itu, Pemprov DKI juga turut membuka donasi dari pihak-pihak lain yang ingin berpartisipasi dalam pemberian bantuan kepada warga. Hingga Selasa (14/4), terdapat 78 pihak yang telah berpartisipasi dan ikut memberi bantuan.

"Dengan rincian 40 kolaborator berasal dari lembaga usaha; 19 kolaborator merupakan LSM, Badan PBB, dan universitas; 16 kolaborator merupakan perorangan; dan 3 kolaborator merupakan kementerian dan lembaga setingkat kementerian," jelas Catur.

Pemprov DKI seperti diketahui telah menyiapkan bansos kepada sekitar 1,2 juta orang yang terdampak pandemi virus corona. Bantuan ini juga berlaku bagi warga yang tak ber-KTP DKI.

Masyarakat yang berhak mendapatkan bansos antara lain warga yang memiliki KTP DKI dan yang tidak memiliki KTP DKI dengan berpenghasilan kurang dari Rp5 juta per bulan.

Kedua, karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau dirumahkan dengan pengurangan atau tidak menerima gaji, menutup usaha atau tidak berjualan dan pendapatan atau omzet berkurang drastis karena Covid-19.

Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan dengan menghubungi call center Dinas Sosial DKI melalui nomor telepon (021) 426 5115 atau melalui pengurus RW setempat. (dmi/jal)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK