Anies Minta Luhut Setop KRL Selama PSBB DKI Jakarta

CNN Indonesia | Kamis, 16/04/2020 17:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum berangkat ke Istana Negara untuk menerima gelar pahlawan nasional bagi kakeknya AR Baswedan, Kamis (8/11(. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah meminta Menteri Perhubungan ad interim Luhut Binsar Pandjaitan untuk menghentikan sementara operasi kereta rel listrik (KRL) selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Anies mengaku usulan itu telah diterima. Saat ini, kata dia, Kemenhub sedang mengkaji kemungkinan penghentian sementara KRL selama PSBB.

"Saya dua hari yang lalu mengusulkan kepada Menteri Perhubungan ad interim untuk operasi Kereta Commuter dihentikan dulu selama kegiatan PSBB berlangsung," kata Anies dalam Rapat Virtual Timwas Covid-19 DPR RI, Kamis (16/4).


Anies mengatakan telah mendapat jawaban awal dari Luhut. Ia menuturkan penghentian akan dilakukan setelah bantuan sosial (bansos) diserahkan pemerintah kepada masyarakat.

Selain KRL, kata Anies, DKI juga telah mengurangi sedikit demi sedikit operasional kendaraan umum. Dia mengatakan jumlah penumpang transportasi di Jakarta menurun drastis

Transjakarta, misalnya, sudah turun lebih dari 90 persen. Biasanya moda ini melayani sekitar 900 ribu hingga 1 juta penumpang sehari.

"Semenjak 1 April, itu tinggal 103 ribu. Hari ini atau kemarin tinggal 91 ribu penumpang. Artinya tinggal 9 persen dari normalnya Transjakarta," tuturnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut penurunan jumlah penumpang juga terjadi di moda transportasi MRT dan LRT. Penumpang MRT turun dari sekitar 100 ribu per hari menjadi 5 ribu per hari. Sementara LRT kini hanya 200 orang per hari.

Anies Minta Luhut Setop KRL Selama PSBB DKI JakartaMenko Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) yang juga Menteri Perhubungan ad interim Luhut Binsar Pandjaitan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan operasional KRL Commuterline di wilayah Jabodetabek akan disetop sementara mulai 18 April. Saat memberikan keterangan di Bekasi kemarin, pria yang karib disapa Emil itu mengatakan penghentian sementara dilakukan setelah PSBB di wilayah Tangerang Raya (Banten) berjalan. 

Sementara itu saat dikonfirmasi ke operator KRL, VP Komunikasi PT KCI Ernie Sylviane Purba mengatakan pihaknya telah mengetahui usulan dari lima kepala daerah terkait penghentian sementara operasional KRL.

"Masih dilakukan pembahasan terkait usulan tersebut," kata Ernie melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/4).

"Kita tunggu saja update-nya," imbuhnya.

Wilayah Jabodetabek akan lengkap melaksanakan PSBB secara keseluruhan pada 18 April mendatang. Setelah DKI Jakarta melaksanakan lebih dulu pada 10 April lalu, wilayah Bogor-Depok-Bekasi melaksanakannya mulai 15 April 2020. Kemudian, wilayah Tangerang Raya akan melaksanakannya mulai 18 April mendatang.

(dhf/sur)

[Gambas:Video CNN]