Khofifah Resmi Ajukan PSBB Surabaya Raya ke Menkes

CNN Indonesia | Senin, 20/04/2020 15:28 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) didampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kanan), Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Saifudin (kiri) dan Ketua Gugus Tugas Kuratif COVID-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi (kanan) memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/4/2020). Pertemuan yang dihadiri Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Surabaya, Plt Bupati Sidoarjo, Plt Sekda Gresik dan sejumlah Forkopimda tersebut membahas rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya serta sebagian wilayah di Sidoarjo dan Gresik.  ANTARA FOTO/Moch Asim/aww. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi mengajukan PSBB Surabaya Raya. (ANTARA FOTO/Moch Asim
Surabaya, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengirim surat pengajuan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19), kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Hari ini kami kirim surat pengajuan kepada menteri kesehatan untuk penetapan PSBB wilayah Surabaya Raya," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (20/4).

Pengajuan secara resmi ini adalah tindak lanjut hasil rapat koordinasi Pemprov Jawa Timur dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad, dan Plt Sekda Gresik Nadlif, Minggu (19/4).


Khofifah menyatakan Kota Surabaya telah menjadi episentrum penyebaran virus corona. Sementara Sidoarjo dan Gresik yang notabene menjadi wilayah penyanggah juga mengalami tren kenaikan pasien positif lantaran memiliki pola interaksi kewilayahan yang sangat erat.
Khofifah Harap PSBB Surabaya Raya Segera Disetujui MenkesFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Khofifah mengatakan jika mendapat persetujuan, pihaknya segera mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) tentang pedoman PSBB di wilayah Surabaya Raya. Peraturan ini sebagai upaya agar PSBB berjalan efektif di tiga daerah tersebut.

"Nantinya tiga wilayah tersebut akan menindaklanjuti dengan peraturan wali kota dan peraturan bupati serta wajib melaksanakan PSBB sesuai dengan ketentuan," ujarnya.

Mantan menteri sosial itu mengaku pihaknya sudah menyiapkan segala kebutuhan masyarakat selama penerapan PSBB. Ia menjamin pasokan logistik, sarana kesehatan, dan jaminan sosial saat PSBB tersedia. Termasuk menyediakan jaring pengaman sosial berupa bantuan sosial (bansos).

"Pemprov Jatim akan memberi dukungan berbagai program termasuk berupa jaring pengamanan sosial," kata Khofifah.

Lebih lanjut, ia menyatakan sudah berkoordinasi dengan kepala gugus tugas pusat dan telah mendapatkan lampu hijau untuk PSBB Surabaya Raya. Menurutnya, penanganan pandemi virus corona lebih terintegrasi jika PSBB diterapkan.

Berdasarkan data persebaran Covid-19 di Surabaya pada Minggu (19/4), kasus konfirmasi Covid-19 telah menyebar ke seluruh kecamatan. Total kasus sebanyak 299 orang positif, PDP sebanyak 745 orang dan ODP sebanyak 1892 orang.

Kasus positif virus corona di Sidoarjo dan Gresik juga terus naik. Sampai kemarin, secara kumulatif pasien positif virus corona di Gresik sebanyak 20 orang, PDP sebanyak 107 orang, dan ODP sebanyak 1077 orang tersebar di 11 kecamatan.

Sedangkan di Sidoarjo, kasus positif Covid-19 sebanyak 57 orang, PDP sebanyak 132 orang dan ODP sebanyak 534 orang, yang tersebar di 14 kecamatan. (frd/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK