Menkes Setujui PSBB di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik

CNN Indonesia | Selasa, 21/04/2020 15:32 WIB
Sejumlah warga Surabaya memblokade salah satu akses jalan perbatasan Surabaya - Sidoarjo, di Jalan Raya Rungkut Menanggal Surabaya. Jalan yang ditutup tersebut berada di Perumahan Pondok Tjandra Indah, Sidoarjo. Menkes Terawan Agus Putranto menyetujui PSBB diberlakukan di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur (CNN Indonesia/Farid)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyetujui pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan di wilayah Surabaya Raya yang mencakup Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik, Jawa Timur. PSBB diterapkan untuk menanggulangi virus corona di wilayah tersebut.

PSBB di tiga wilayah itu ditetapkan lewat Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/264/2020.

"Menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19)," kata Terawan dalam Kepmenkes No. HK.01.07/MENKES/264/2020, Selasa (21/4).
Poin kedua Kepmenkes tersebut, Terawan mewajibkan pemda Kota Surabaya, Kabupatan Sidoarjo serta Kabupaten Gresik untuk menjalankan PSBB sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pula, memberikan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat pada masyarakat.


Diketahui, peraturan perundang-undangan yang harus dijadikan rujukan pelaksanaan PSBB antara lain UU No. 6 tahun 2018, PP No. 21 tahun 2020 serta Permenkes No. 9 tahun 2020.

"Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksud Diktum Kedua dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran," kata Terawan dalam Kepmenkes.

Terawan menyatakan telah ada peningkatan penyebaran virus corona yang signifikan di wilayah tersebut serta diiringi kejadian transmisi lokal. Atas pertimbangan itulah dia menyetujui PSBB di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Nantinya, Pemkot Surabaya, Pemkab Sidoarjo dan Gresik yang akan memutuskan kapan mulai memberlakukan PSBB. Masing-masing kepala daerah menerbitkan peraturan sebagai pijakan untuk melaksanakan PSBB.

Pemkot Surabaya, Pemkab Sidoarjo dan Gresik mengajukan penerapan PSBB kepada Menkes Terawan pada Minggu lalu (19/4). Semuanya sepakat dan telah didiskusikan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Kami bersama-sama mengambil kesepakatan, bahwa hari ini sudah saatnya di kota Surabaya, di sebagian Kabupaten Gresik dan sebagian Sidoarjo, sudah saatnya diberlakukan PSBB," kata Khofifah.
(bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK