Hari Raya Idul Fitri atau lebaran sendiri jatuh pada hari Minggu (24/5). Dengan begitu, puncak arus mudik tahun ini diperkirakan terjadi pada Kamis (21/5).
"Jasa Marga memprediksi puncak lalu lintas yang meninggalkan Jakarta jelang Lebaran Tahun 2020 akan terjadi pada 21 Mei 2020 (H-3 Lebaran)," demikian keterangan Jasa Marga yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (13/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Fitri, dari prediksi lalu lintas tersebut, distribusi lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta diperkirakan akan menuju ke arah barat, selatan dan timur.
Arah barat akan melewati Gerbang Tol (GT) Cikupa diprediksi sebesar 22 persen, serta arah selatan lewat GT Ciawi 2 sebesar 18 persen.
![]() |
Fitri menuturkan pihaknya juga berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi serta ketentuan PSBB sesuai Peraturan Daerah yang berlaku.
Di sisi lain, Jasa Marga juga bakal menempatkan petugas di lokasi rawan kepadatan hingga rawan gangguan kamtibmas.
Tidak hanya itu, seluruh kegiatan proyek atau konstruksi juga dihentikan sementara sesuai dengan arahan dari Kementerian PUPR. Yakni mulai 21 Mei hingha 25 Mei guna mendukung kelancaran operasional di jalan tol.
Petugas, kata Tita, akan melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap karyawan dan pengunjung. Jika ada yang miliki suhu tubuh di atas 38 derajat tidak diperkenankan masuk rest area atau diarahkan ke area isolasi untuk selanjutnya dilakukan penanganan.
"Juga diberlakukan pembatasan waktu parkir kendaraan maksimal selama 30 menit," ucap Tita. (dis/gil)
