Menurutnya, pasien positif corona saat ini di Aceh terpapar dari luar daerah dan kemudian pulang ke Aceh.
"Belum terbukti ditemukan adanya transmisi lokal. Walaupun sudah ada sejumlah kasus positif di Aceh saat ini yang semuanya itu terpapar dari luar daerah yang kembali ke Aceh," kata Hanif saat dikonfirmasi, Rabu (13/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti di Bireueun. Setelah ditemukan kasus warga setempat yang baru kembali dari Sumatera Utara hasil tracking semua kontak juga tidak ada yang positif," sebutnya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
"Mereka juga tidak menularkan untuk anggota keluarganya juga tidak menularkan untuk petugas kesehatan," sebutnya.
Sejuah ini kasus pasien positif di Aceh tidak bertambah sejak 5 hari lalu. Namun, yang ada pasien satu per satu sembuh. Per Rabu (13/5), pasien positif tetap 17 orang.
Sementara kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada penambahan dan tetap 93 kasus dengan rinciannya, 1 orang masih dalam perawatan rumah sakit rujukan, 91 orang sudah sembuh, dan 1 kasus meninggal pada akhir Maret 2020 lalu.
[Gambas:Video CNN]
Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 9 orang pada hari ini, sehingga menjadi 1.959 orang. Rinciannya, sebanyak 71 masih dalam masa pemantauan petugas kesehatan dan sisanya sebanyak 1.888 orang sudah bebas dari pantauan.
"Meski tidak dipantau lagi seyogianya tetap menjalankan protokol pencegahan secara disiplin dan ketat. Sumber penularan virus corona juga bisa dari orang tanpa gejala seseorang yang tanpa gejala tapi pembawa virus," ujar Saifullah.
(dra/arh)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian