Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Maluku Kasrul Selang mengatakan istrinya tertular Covid-19 dari staf Dinas Sosial Kota Ambon yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Senin (4/5).
"Kami sekeluarga, termasuk, istri menjalani rapid test pada Senin (4/5) hasilnya negatif. Untuk memastikan kesehatan sekeluarga, kami lakukan rapid test dan tes swab yang kedua pada Kamis (7/5) dan baru hasilnya diumumkan pada Selasa (12/5), dan hasilnya istri positif sementara saya dan anak negatif," kata Kasrul, di Gedung Kantor Gubernur Maluku, Kamis (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka dikarantina setelah mengikuti rapid test massal dan dinyatakan reaktif setelah seorang warga asal Waihaong berinisial HB terinfeksi virus corona (Covid-19).
Berdasarkan data gugus Covid-19 Maluku, per Rabu (13/5), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat 55 orang. Lalu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 22 orang dan 41 pasien positif corona tengah dirawat di beberapa rumah sakit rujukan corona di Ambon.
Sementara, jumlah kasus terpapar virus corona meningkat 62 orang, 17 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang dikabarkan meninggal dunia. (sai/sfr)