"Salat Id juga kita buka kok nanti, salat Idul Fitri," ujarnya kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan silaturahmi di wilayah Tegal atau mudik lokal, katanya, juga tidak dilarang menjelang Lebaran.
Jumaidi mengatakan pihaknya juga menginstruksikan ke pelaku usaha agar restoran dan supermarket membungkus makanan yang dijual dengan plastik. Ini untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran virus.
"Petugasnya juga pakai masker, sarung tangan. Eskalator dibersihkan satu jam sekali. ATM dibersihkan satu jam sekali," tuturnya.
Sedangkan jumlah pengunjung, kerumunan maupun peserta aktivitas sosial, katanya, tidak lagi dibatasi seperti selama PSBB.
Ia pun mengklaim pelonggaran PSBB Kota Tegal sudah seizin Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal ini karena sejak tanggal 7 Mei tidak ditemukan kasus positif di Tegal.
Selama PSBB Pemerintah Kota Tegal menutup 49 titik dengan 500 unit beton movable concrete barrier (MCB) pada akhir Maret 2020. Hari ini beton tersebut diangkat dan akses jalan dibuka. (fey/wis)