Bocah 8 Tahun di Tarakan Positif Corona Terpapar Klaster Gowa

CNN Indonesia | Sabtu, 16/05/2020 13:03 WIB
Petugas mengambil sampel swab spesimen dari hidung ODP saat swab test di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (LABKESDA) Kota Tangerang, Banten, Kamis (2/4/2020). Pemerintah Kota Tangerang melaksanakan swab test yang dilakukan untuk tenaga medis dan orang dalam pemantauan (ODP). ANTARA FOTO/Fauzan/foc. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun di Tarakan, Kalimantan Utara, terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) akibat terpapar dari pasien klaster Jemaah Tablig, Gowa, Sulawesi Selatan.

Anak tersebut bersama satu orang saudara laki-lakinya (23) terpapar dari pasien positif klaster Jemaah Tablig, Gowa, nomor 31.

"Keduanya pasien positif nomor 37 dan 38 dari hasil pengembangan pelacakan kasus terpapar dari pasien nomor 31 yang satu rumah dan merupakan klaster Gowa," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan, Devi Ika Indriarti saat konferensi pers secara virtual di Tarakan, Sabtu (16/5).


Dijelaskan Devi bahwa keduanya merupakan orang tanpa gejala (OTG). Mereka akan diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan.

"Saat ini yang diisolasi dan dirawat baru yang anak. Anggota keluarganya ada 14 orang yang sudah diambil swabnya," kata Devi.

Total kasus positif Covid-19 di Tarakan hingga Sabtu ini sebanyak 38 orang. Sebagian besar dari jumlah itu berasal klaster Jemaah Tablig, Gowa.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 9 orang, dan satu diantaranya telah dinyatakan negatif corona.

Sementara jumlah kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 509 orang, 164 ODP masih dalam pemantauan puskesmas tempat tinggalnya dan 345 ODP selesai menjalani pemantauan.

Para ODP diTarakan yang telah selesai menjalani pemantauan bisa mendapatkan surat keterangan sehat dari puskesmas setempat.

Sementara jumlah OTG sebanyak 451 orang, yang dipantau 229 orang dan selesai pemantauan sebanyak 222 orang. (Antara/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK