Selasa Pagi, Banjir Landa Sejumlah Wilayah Jaktim dan Jaksel

CNN Indonesia | Selasa, 19/05/2020 08:05 WIB
Warga mencoba menerobos genangan air yang merendam akses masuk ke Perumahan Karang Tengah Permai, Karang Tengah, Tangerang, Banten, Selasa (25/2/2020). Banjir setinggi paha orang dewasa tersebut disebabkan karena meluapnya kali Gebyuran akibat hujan deras yang terus menurus turun dikawasan tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. Ilustrasi banjir di Jakarta akibat luapan Sungai Ciliwung (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir merendam 17 wilayah rukun warga (RW) di Jakarta Timur dan sebagian Jakarta Selatan pada Selasa pagi (19/5). Ketinggian air bervariasi, namun semuanya akibat dari luapan Sungai Ciliwung.

"Total wilayah yang tergenang air luapan Sungai Ciliwung 17 RW atau 0,62 persen wilayah DKI," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohammad Insaf mengutip Antara, Selasa (19/5).

Sungai Ciliwung meluap lantaran hujan lebat yang mengguyur kawasan hulu di Bogor, Jawa Barat sejak Senin sore (18/5). Pada pukul 21.00 WIB Senin malam (16/5), Pintu Air Katulampa sudah berstatus siaga 4 dengan TMA 670 sentimeter.
Di wilayah Jakarta Timur, ratusan warga mengungsi akibat banjir tersebut. Mereka kini tinggal sementara di dua lokasi pengungsian di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.


"Jumlah pengungsi mencapai 128 jiwa yang tergabung dalam 38 kepala keluarga (KK)," kata Insaf.

Berdasarkan pantauan BPBD DKI Jakarta, banjir mulai merendam sejumlah wilayah pada pukul 03.00 WIB, Selasa (19/5). Ketinggian air bervariasi.
Di Kelurahan Balekambang, ketinggian air mencapai 40-100 sentimeter. Wilayah Kampung Melayu 10-50 sentimeter merendam empat RW, Kelurahan Bidara Cina 30-100 sentimeter merendam dua RW, serta Kelurahan Cawang 20-150 sentimeter merendam enam RW.

Di wilayah Jakarta Selatan, terutama Kelurahan Kebon Waru, satu RW terendam air setinggi 50 sentimeter. Ketinggian serupa juga terjadi di Kelurahan Manggarai dan Pengadegan.

Banjir Rendam 3 Wilayah Banten

Sejumlah wilayah di Kota Cilegon, Kota Serang dan Kabupaten Serang, Banten terendam banjir pada Senin (18/5). Banjir diakibatkan curah hujan yang tinggi.

Lokasi banjir terparah ada di Perumahan Citra Gading di Kecamatan Cipocok dan Kelurahan Kaujon di Kecamatan Serang. Arus Sungai Cibanten terpantau deras sehingga, rumah dan bangunan yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) terendam air.

"Rata-rata ketinggian air terparah di Kecamatan Serang, satu meter, iya Singandaru sama perumahan Puri Citra Land," kata Ketua BPBD Kota Kota Serang, Diat Hermawan Selasa (19/5).
Menurut Diat Hermawan, banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sejak Senin dini hari (18/5). Sejauh ini, cuaca di Banteng juga masih gerimis.

Di Kota Serang, ada empat kecamatan yang terendam banjir. Empat kecamatan di Kabupaten Serang juga turut digenangi air, sementara di Kota Cilegon ada satu kecamatan yang dilanda banjir.

"Hujan lebat dan drainaise yang buruk. Air berangsur surut. Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut," kata Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana.
(Antara/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK