Ada 1 Kasus Positif, 130 Karyawan Brastagi Supermarket Dites

CNN Indonesia | Selasa, 19/05/2020 19:19 WIB
Petugas menunjukkan hasil negatif pada alat pemeriksaan cepat (rapid test) COVID-19 usai memeriksa salah satu pedagang di kawasan Relokasi Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/5/2020). Pemeriksaan cepat terhadap sejumlah pedagang di pasar itu guna mengetahui kondisi kesehatan mereka sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) di tempat keramaian. ANTARA FOTO/Aji Styawan/nz Ilustrasi rapid test. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
Medan, CNN Indonesia -- Seorang pekerja di pusat perbelanjaan Brastagi Supermarket di Medan, Sumatera Utara (Sumut), dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Seluruh pegawai pun diminta untuk mengikuti rapid test.

"Benar, ada satu yang positif pegawainya," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kota Medan, Arjuna Sembiring, Selasa (19/5/2020).

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengatakan pekerja yang dinyatakan positif itu awalnya mengalami keluhan. Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan swab.

"Sebelumnya ada satu positif, jadi dilakukan perawatan lalu pemeriksaan swab keluar pada tanggal 13 Mei hasilnya positif," kata dia.
 
Menindaklanjuti temuan ini, Dinas Kesehatan Medan melakukan pemeriksaan rapid test terhadap seluruh pekerja Brastagi Supermarket hari ini.


"Kenapa baru dilakukan rapid test sekarang, karena kita sesuaikan dengan pelacakan di lapangan, enggak mungkin bisa sekaligus kita kerjakan," aku dia.

Infografis Perbedaan Rapid Test dan RT-PCRFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
"130 orang dilakukan rapid test hari ini. Nanti dilihat lagi perkembangannya, jadi semua yang ada kontak erat dengan pasien positif akan dilakukan rapid test," Edwin menambahkan.

Ia menyebut rapid test juga digelar terhadap orang-orang yang diduga berkontak dengan pasien positif itu di tempat tinggalnya.

"Karena itulah tracing (pelacakan) yang berhubungan atau kontak erat dengan yang bersangkutan. Sedangkan satu orang lagi sedang dilakukan perawatan, sudah dilakukan swab, tapi hasilnya belum keluar," terangnya.



Terkait operasional Brastagi Supermarket, Edwin mengaku itu belum dilakukan karena pihaknya masih akan melihat hasil tes tersebut.


"Kita lihat nanti hasil pemeriksaan sejauh mana yang tertular dan sejauh mana paparan paparan itu. Hasil rapid test bisa segera diketahui. Kalau memang banyak paparan dan sangat beresiko akan ditutup," urainya.


Sementara itu, Camat Medan Petisah Agha Novrian menyebut rapid test dilakukan oleh petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Insert Artikel Pembatasan Kegiatan Saat PSBBFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
"Pemeriksaan masih berlangsung. Pemeriksaan dilakukan petugas Puskesmas Rantang dan Dinas Kesehatan Kota Medan. Kita hadir bersama-bersama ke sana," tuturnya.

"Hasilnya belum. Infonya setelah ini bergerak ke tempat tinggal pegawai yang positif itu," ia menambahkan.

Seperti diketahui, hingga 18 Mei, kasus positif Covid-19 mencapai 225 orang, atau bertambah 7 orang dari hari sebelumnya. Penderita yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 58 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 156 orang berasal dari Kota Medan.

(fnr/arh)

[Gambas:Video CNN]