Polisi Mintai Keterangan Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi

CNN Indonesia | Kamis, 21/05/2020 17:55 WIB
Uji coba kemampuan dan kehandalan tekhnologi kendaraan listrik buatan anak bangsa  Garasindo Electric Scooter ITS (GESITS) dengan tour jarak jauh Jawa-Bali, di lepas oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Muhammad Nasir dari Gedung BPPT. Jakarta. Senin, 7 November 2016. CNN Indonesia/Andry Novelino Ilustrasi motor listrik. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jambi, CNN Indonesia -- Polresta Jambi meminta keterangan M Nuh, pria yang sebelumnya memenangkan lelang motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Jokowi seharga Rp 2,5 miliar.

"Barusan saya sudah cek ke Polresta Jambi. Tidak ada ada penangkapan, tidak ada penahanan. Hanya dimintai keterangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, daat dikonfirmasi, Kamis (21/5).

Pihak Kepolisian pun, kata dia, sudah memulangkan M Nuh. "Sudah dipulangkan setelah dimintai keterangan," imbuhnya.


Namun, Kuswahyudi enggan memberikan keterangan lebih lanjut alasan pemanggilan M Nuh. Dirinya berulang kali hanya mengatakan, "Tidak ada penangkapan, tidak ada penahanan."

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Jambi terkait hal tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Provinsi Jambi, itu diamankan petugas karena terkait dugaan penipuan pada Kamis (21/5) dini hari.


Sebelumnya, motor listrik 'Gesits' yang ditandatangani Presiden Joko Widodo laku dilelang Rp2,550 miliar dalam acara konser amal penggalangan dana secara virtual, Minggu (17/5). Duit lelang kemudian akan didonasikan untuk warga yang terdampak pandemi virus corona.

Motor tersebut jatuh ke tangan pengusaha asal Jambi bernama M Nuh setelah tawarannya Rp2,550 miliar menjadi yang tertinggi.

Ketua KADIN Rosan Roeslani mengatakan motor Gesits itu istimewa karena merupakan motor produksi lokal yang pernah dikendarai Jokowi. Ia menuturkan 100 persen hasil lelang itu akan diberikan pada masyarakat yang membutuhkan di tengah masa pandemi Corona ini.

(epu/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK