26 Tenaga Medis di Papua Terpapar Covid-19

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 10:04 WIB
Petugas kesehatan meninjau tempat karantina Pasien Orang Tanpa gejala (OTG) COVID-19, di Balai Diklat Kampung Salak, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (11/5/2020). Papua Barat memperpanjang masa tanggap darurat penanggulangan wabah COVID-19, setelah wilayah tersebut menunjukan penambahan signifikan pasien positif hingga hari ini, Senin (11/5/2020) mencapai 70 orang, 2 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/hp. Ilustrasi penanganan kasus virus corona di Papua. (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 26 tenaga medis di Provinsi Papua dilaporkan terinfeksi virus corona (Covid-19), sebagian dari mereka kini dirawat.

Seperti dilansir Antara, Sabtu (23/5), menurut Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Virus Corona Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, para tenaga medis yang terinfeksi itu terdiri dari dokter serta petugas laboratorium.


Sebagian dari mereka yang terinfeksi bekerja di Jayapura dan distrik Jayawijaya.


Menurut Sumule, beberapa dari tenaga medis itu dilaporkan sembuh, sedangkan lainnya masih dirawat.

Sumule mengatakan, hingga Jumat (22/5), jumlah orang dalam pengawasan (ODP) mencapai 2.862 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 808 orang.

Sementara jumlah kasus positif corona di Provinsi Papua mencapai 568 orang, di mana 152 orang di antaranya sembuh.

[Gambas:Video CNN]

Sumule mengatakan, kasus virus corona di Papua tercatat ada di 12 dari 29 distrik. (Antara/ayp)