30 Ribu Kendaraan Dipaksa Putar Balik Selama Larangan Mudik

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 15:42 WIB
Petugas Kepolisian Polresta Sragen memeriksa kendaraan yang keluar tol melalui Gerbang Tol Sragen, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2020). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya penyekatan pemudik yang hendak masuk Sragen untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/prs. Petugas Kepolisian Polresta Sragen memeriksa kendaraan yang keluar tol melalui Gerbang Tol Sragen, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2020). (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memutarbalikkan sebanyak 30.900 kendaraan kembali ke wilayah Jakarta hingga H-2 Lebaran atau pada 22 Mei.

Jumlah tersebut merupakan hasil penyekatan kepolisian dalam Operasi Ketupat 2020 terkait larangan mudik yang sudah digelar sejak 24 April.

"Dalam rangka operasi ketupat 2020 ini ada sekitar 30.900 kendaraan yang sudah kita putarbalikkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (23/5).


Dari jumlah tersebut, rinciannya sebanyak 14.116 disekat di Pintu Tol Cikarang Utama, 5.095 kendaraan di Pintu Tol Cikupa, dan 11.689 kendaraan di jalan arteri.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat, kata Yusri, volume arus kendaraan sebenarnya tak banyak meningkat. Namun mulai H-5 dan H-4 peningkatan arus kendaraan mulai terjadi.

Puncaknya, disampaikan Yusri, terjadi pada 21 Mei. Saat itu tercatat lebih dari 4.000 kendaraan diputarbalikkan kembali ke arah Jakarta.

"Memang sepertinya orang memaksakan diri untuk tetap [mudik] walaupun ada imbauan pemerintah larangan mudik. Sempat melonjak cukup tinggi dalam sehari bisa 4.000 lebih dan tadi malam juga sama," tuturnya.

Lebih lanjut Yusri menyebut saat ini anggota di lapangan juga semakin tegas dalam menerapkan aturan larangan mudik.

Menurutnya masyarakat yang keluar Jakarta dengan alasan untuk bekerja sudah tidak akan diterima. Sebab saat ini sudah hari libur dan dikatakan tidak ada perkantoran yang beroperasi.

"Bagi orang-orang yang mudik yang kemarin beralasan saya kerja di tempat [tujuan] tersebut, saya pulang kerja, sekarang karena tidak ada kerja maka siapapun yang keluar dari wilayah kota Jakarta akan kita kembalikan semuanya," ujar Yusri. (dis/fea)

[Gambas:Video CNN]