443 Positif Corona di Sumbar, 175 Orang Sembuh

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 15:51 WIB
Warga ikut rapid test sistem drive thru gratis di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 18 Mei 2020. Pemkot Bekasi menyediakan 50.000 alat rapid test dengan sistem drive thru secara gratis untuk masyarakat mulai 9 Mei hingga 31 Mei 2020. CNNIndonesia/Safir Makki Kasus positif virus corona di Sumbar bertambah lima per hari ini, Sabtu (23/5). Ilustrasi (CNN Indonesia/Safir Makki)
Padang, CNN Indonesia -- Jumlah kumulatif kasus positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 443 orang, per hari ini, Sabtu (23/5). Dari jumlah tersebut, 175 orang dinyatakan sembuh dan 24 orang lainnya meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan pasien sembuh dari virus corona bertambah 18 orang pada hari ini. Dari 18 orang itu, usia pasien termuda 15 tahun, sedangkan yang tertua 69 tahun.

Jasman menyebut terdapat lima kasus baru positif virus corona, yang merupakan warga Kota Padang. Lima kasus tersebut merupakan hasil pemeriksaan 1.154 sampel warga Sumbar.


Lebih lanjut, Jasman mengatakan pasien positif virus corona itu dirawat di sejumlah rumah sakit, melakukan isolasi mandiri, dan isolasi di gedung milik instansi pemerintah.

Ratusan kasus positif ini tersebar di sejumlah wilayah di Sumbar, antara lain Padang 284 kasus, Padang Panjang 25 kasus, Pesisir Selatan 17 kasus, Dharmasraya 19 kasus, Bukittinggi 15 kasus, Payakumbuh 13 kasus.

Tanah Datar 10 kasus, Solok 7 kasus, Padang Pariaman 10 kasus, Mentawai 6 kasus, Agam 17 kasus, Solok Selatan 5 kasus, Limapuluh Kota 9 kasus, Pasaman dan Pasaman Barat masing-masing 2 kasus, serta Kota Solok dan Pariaman masing-masing 1 kasus.

Jasman menambahkan di Sumbar kini terdapat 842 pasien dalam pengawasan (PDP). Sebanyak 45 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, sedangkan 797 orang dinyatakan negatif.

Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 165 orang dan orang yang selesai dipantau 8.860 orang. (adb/fra)

[Gambas:Video CNN]