Malam Takbiran Jakarta Minus Konvoi, Tetap Ramai Petasan

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 22:56 WIB
Takbiran Jakarta Pusat Suasana takbiran yang sepi di kawasan Jakarta Pusat (dok. CNNIndonesia.com/ Yogi Anugrah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktivitas takbir keliling tidak nampak di sekitar kawasan Jakarta Pusat, jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Sabtu (23/5) malam.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com sejak pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB tidak nampak takbir keliling di kawasan Gambir, Tanah Abang, dan Menteng. Padahal tiga kecamatan ini tahun lalu gencar diadakan takbir keliling.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau warga untuk menggaungkan takbir di rumah masing-masing dan tak menggelar takbir keliling. Hal ini terkait dengan masih berlakuknya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengurangi penularan Covid-19 akibat infeksi virus corona.


Tahun lalu, takbir keliling di Kecamatan Tanah Abang digelar mulai dari Jalan KH Mas Mansyur dengan menggunakan bus. Namun pada tahun ini, hanya terlihat beberapa pedagang petasan, pedagang bedug, hingga  anak-anak yang bermain petasan di jalanan itu. Sesekali, anak-anak tersebut terdengar mengumandangkan takbir bersaut-sautan.

Begitu juga dengan situasi di Kecamatan Gambir dan Kecamatan Menteng, lalu lintas nampak lancar karena tidak ada takbir keliling yang dilakukan.

Meski tidak ada takbir keliling, sejumlah masjid terdengar mengumandangkan suara takbir lewat pengeras suara. Selain itu, di beberapa titik juga ramai suara petasan yang meletus bersahut-sahut. Petasan menjadi salah satu 'tradisi' anak muda di Indonesia di malam menyambut hari raya.

Arus lalu lintas di sejumlah jalan pun terlihat ramai lancar, seperti Jalan Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, hingga kawasan Monumen Nasional (Monas), tidak terlihat adanya kepadatan lalu lintas. Begitu juga dengan arus lalu lintas di Bundaran HI yang terpantau lancar.

Beberapa petugas kepolisian terlihat berjaga di titik lampu lalu lintas di sekitar Jalan Sudirman dan Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Selain imbauan dari Anies Baswedan, sebelumnya Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi juga telah melarang aktivitas takbir keliling karena sejumlah wilayah di Indonesia tengah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus penyebaran virus corona (Covid-19). DKI Jakarta, merupakan provinsi dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di Indonesia. (yoa/eks)

[Gambas:Video CNN]