Kasus Positif Corona di Jatim 3.875 Orang, Surabaya Tertinggi

CNN Indonesia | Selasa, 26/05/2020 06:18 WIB
Warga melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Raya At Taqwa, Pekayon Jaya, Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 24 Mei 2020. Beberapa wilayah zona hijau di Kota Bekasi melaksanakan salat ied di masjid maupun lapangan dengan menggunakan protokol kesehatan. CNNIndonesia/Safir Makki Idulfitri saat wabah corona di sejumlah wilayah di Indonesia. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus positif virus corona (Covid-19) di Jawa Timur memasuki hari terakhir PSBB atau Senin (25/5) mencapai 3.875 kasus. Jumlah tersebut muncul setelah infeksi baru sebanyak 233 kasus.

Penambahan terbanyak terjadi di Surabaya dengan 120 kasus. Kemudian Sidoarjo 30 kasus, Tuban 20 kasus, Kota Kediri 13 kasus, Lamongan 7 kasus, Gresik 6 kasus, Kabupaten Probolinggo 6 kasus, Bojonegoro 6 kasus.
Kemudian di Kabupaten Mojokerto 5 kasus, Magetan 4 kasus, Lumajang 4 kasus, Jombang 4 kasus, Kota Probolinggo 3 kasus, Trenggalek 2 kasus, Kabupaten Pasuruan 1 kasus, Nganjuk 1 kasus dan Pamekasan 1 kasus.

Dari 3.875 kasus, saat ini masih dalam perawatan sebanyak 3.047 pasien, atau 78,63 persen.


Total kasus positif corona di Surabaya diketahui berada di angka 2.095 kasus, Sidoarjo 533 kasus, 132 kasus. Ketiga daerah tersebut telah bersepakat bakal memperopnjang PSBB tahap ketiga, hingga 8 Juni 2020 mendatang.

Sementara itu, jumlah pasien terkonversi negatif atau sembuh juga bertambah. Tercatat hari ini bertambah sebanyak 17 pasien. Dengan rincian 9 pasien dari Surabaya, 2 di Gresik, 2 di Kabupaten Probolinggo, 1 di Kabupaten Kediri, 1 di Kabupaten Jember, 1 di Kabupaten Sampang.
Insert Status Pasien Risiko Virus CoronaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Insert Status Pasien Risiko Virus Corona
Pertambahan sebanyak 17 pasien sembuh membuat total pasien yang berhasil lepas dari jerat Covid-19 di Jatim, menjadi 506 orang. Hal itu setara dengan 13,06 persen, dari total keseluruhan kasus.

Sedangkan untuk pasien yang meninggal dunia juga mengalami penambahan 9 orang. 5 di Surabaya, 2 di Sidoarjo, 1 di Lamongan dan 1 di Nganjuk. Maka total pasien yang meninggal dunia di Jatim 303 orang, atau 7,82 persen.

Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat sebanyak 5.809 orang. Yang masih diawasi hingga kini ada 2.712, selesai diawasi 2.554 orang, dan meninggal 553 orang.

Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat ada 23.761 orang, yang masih dipantau 4.054 orang, selesai dipantau 19.612 orang dan 95 orang lainnya meninggal dunia.

(frd/ain)

[Gambas:Video CNN]