Pengumuman Buka Rumah Ibadah Ditunda Jadi Sabtu

CNN Indonesia | Jumat, 29/05/2020 18:30 WIB
Warga melaksanakan Salat Jumat perdana setelah kurang lebih dua bulan tidak melaksanakannya di Masjid Agung Al-Barkah, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 29 Mei 2020. Ada sejumlah protokol kesehatan bagi jemaah yang hendak beribadah. CNNIndonesia/Safir Makki Ilustrasi rumah ibadah. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Agama (Kemenag) menunda mengumumkan keputusan terkait panduan kegiatan keagamaan di rumah ibadah jelang penerapan new normal atau taranan hidup baru di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Sedianya Menag Fachrul Razi mengumumkan pembukaan rumah ibadah sore ini.

Dirjen Bina Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag, Kamaruddin Amin menyatakan kemungkinan pengumuman itu akan dilakukan besok, Sabtu (30/5).

"Belum hari ini (diumumkan), semoga besok," kata Kamaruddin kepada CNNIndonesia.com, Jumat (29/5).


Kamaruddin menyatakan Menteri Agama, Fachrul Razi akan menggelar diskusi dengan pihak terkait mengenai surat edaran mengenai pedoman beribadah di rumah ibadah. Diantaranya dengan dengan Menko Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada hari ini.


"Ini rencananya kan pak Menteri [Agama] mau diskusi dulu dengan Menko PMK, sama Gugus Tugas [penanganan Covid-19] juga," kata dia.

Sebelumnya, Fachrul menyatakan akan mengumumkan keputusan pelonggaran pembatasan di rumah ibadah jelang new normal setelah Salat Jumat hari ini.

Bahkan, pihak Kemenag sendiri sudah menyiapkan live streaming telekonferensi pers bagi para pewarta yang sedianya digelar hari ini, Jumat (29/05) pukul 15.30 WIB.


Beberapa daerah terlihat telah memutuskan untuk membuka masjid untuk menggelar Salat Jumat di tengah pandemi virus corona hari ini. Salah satunya Masjid Agung Al-Barkah, Kota Bekasi, Jawa Barat yang menggelar Salat Jumat berjamaah per hari ini dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan. (rzr/osc)

[Gambas:Video CNN]