Dahului Kebijakan Anies, Pasar Tanah Abang Sudah Ramai

CNN Indonesia | Selasa, 09/06/2020 16:12 WIB
Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat terlihat tetap menggelar lapak dagangannya, padahal seharusnya hal tersebut belum resmi diperbolehkan. Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat terlihat tetap menggelar lapak dagangannya, Selasa (9/6). (CNN Indonesia/ Nadhen Ivan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat kembali ramai menggelar lapak dagangan, Selasa (9/6). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui baru akan membuka pusat perbelanjaan atau mal dan pasar nonpangan lainnya pada 15 Juni 2020.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com para pelapak tersebut hampir semuanya menjajakan dagangan nonpangan, seperti baju hingga perabotan rumah tangga. Mereka menggelar dagangan di trotoar hingga gang yang ada plang bertuliskan "Pasar Binaan Warga Jati Baru".

Di antara mereka terlihat ada yang tidak menggunakan masker. Selain itu antara pedagang dan pembeli juga terkesan tidak saling jaga jarak.


Tak jauh dari gang bertuliskan "Pasar Binaan Warga Jati Baru" itu ada satu mobil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan beberapa petugasnya namun demikian mereka tidak terlihat menindak para pelapak.
Seorang pedagang pakaian yang enggan menyebutkan namanya mengatakan ia sudah menggelar lapak dagangan sejak pukul 08.00 WIB.

"Masih sepi juga. Kan emang udah pengin dibuka masa sih enggak boleh buka sekarang," kata dia saat ditemui di lokasi, Selasa (9/6).

Ia sendiri berjualan pakaian untuk wanita, mulai dari baju hingga pakaian dalam. Sebenarnya ia tahu protokol kesehatan di masa pandemi corona, salah satunya ialah jaga jarak. Namun baginya hal itu sulit dilakukann sebab lapak yang sempit.

"Kalau jaga jarak gimana caranya," lanjut dia sembari sedikit tertawa.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta menyebutkan bahwa mal dan pasar nonpangan baru diberikan izin operasi pada 15 Juni 2020.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pasar dan mal itu bisa buka dengan beberapa syarat. Seperti membatasi jumlah di dalam kios, dan pedagang dan pembeli wajib gunakan masker dan saling jaga jarak.

"Pusat perbelanjaan atau mal dan pasar yang non-pangan baru bisa dimulai pada Senin tanggal 15 Juni, baru pusat pertokoan pasar-pasar mulai berkegiatan," kata Anies Baswedan di Balai Kota, Kamis (4/6). (ndn/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK