Penumpang MRT Melonjak di Hari Pertama Kerja PSBB Transisi

CNN Indonesia | Selasa, 09/06/2020 13:54 WIB
Passengers wearing face masks stand near a MRT train station in Jakarta, Indonesia, Monday, June 8, 2020. Indonesia’s capital of Jakarta, the city hardest hit by the new coronavirus, has partly reopened after two months of partial lockdown as the world’s fourth most populous nation braces to gradually reopen its economy. (AP Photo/Tatan Syuflana) Ilustrasi penumpang MRT di masa PSBB Transisi. (AP/Tatan Syuflana).
Jakarta, CNN Indonesia -- Moda Raya Transportasi (MRT) Jakarta sudah kembali beroperasi normal sejak Senin (8/6) atau tepat di hari pertama pekerja kembali berkantor di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. PT MRT Jakarta menyebut, pada Senin itu jumlah penumpang mengalami lonjakan dibanding pada hari-hari sebelumnya.

"Jumlah penumpang kemarin sudah naik menjadi 12 ribu penumpang per hari," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhammad Kamaludin saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (9/6).

Secara rinci, jumlah penumpang mengalami kenaikan dari 5 Juni 2020. Pada 5 Juni jumlah penumpang mencapai 6.620 orang, kemudian 6 Juni 3.189 penumpang, 7 Juni 2.687 penumpang, dan 8 Juni 12.279.


Meski terjadi lonjakan penumpang, Kamal mengklaim tidak terjadi penumpukan di stasiun MRT.


"Karena headway kami sudah 5 menit di jam sibuk, kapasitas kami sangat cukup untuk menampung kenaikan jumlah penumpang," jelasnya.

Kamal menambahkan, pihaknya juga tetap menerapkan aturan physical distancing dan protokol kesehatan selama beroperasi di masa PSBB transisi ini. Ia memastikan protokol kesehatan juga akan dilakukan lebih disiplin.

Operasional kereta dan stasiun MRT juga sudah kembali normal. Pada hari kerja, operasional dimulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan selang waktu keberangkatan antarrangkaian kereta setiap 10 menit.


Sedangkan pada akhir pekan, waktu operasional stasiun dan kereta dimulai pada pukul 06.00 WIB dan berakhir pada pukul 20.00 WIB. Selang waktu keberangkatan antar-rangkaian kereta setiap 20 menit.

Selain itu, PT MRT Jakarta juga meniadakan kereta khusus wanita yang biasanya diterapkan pada waktu sibuk di hari kerja. MRT juga sudah membuka seluruh 13 stasiun mereka di Jakarta selama masa PSBB transisi ini. (dmi/osc)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK