Anies Ajak Warga Jakarta Bersepeda Selama Pandemi Corona

CNN Indonesia | Selasa, 16/06/2020 17:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  mengujicoba tujuh jalur sepeda di Jakarta pada Jumat (20/9) pagi ini. Jalur itu ditempatkan di ruas jalan yang terdapat penerapan kebijakan ganjil genap. Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan animo masyarakat Jakarta untuk bersepeda meningkat tinggi di tengah masa pandemi virus corona.(CNN Indonesia/Daniela).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong warga ibu kota mulai beralih menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi selama pandemi virus corona. Menurut Anies, warga bisa menggunakan sepeda untuk menuju lokasi tempat kerjanya.

"Saya mengajak seluruh masyarakat, mari lihat sepeda bukan sekadar sebagai alat olahraga, tapi alat transportasi," kata Anies dalam tayangan video yang diunggah saluran resmi Pemprov DKI di Youtube, Selasa (16/6).

Anies mengklaim, belakangan animo masyarakat untuk bersepeda meningkat tinggi di tengah pandemi virus corona.


Anies pagi tadi juga sudah mulai menggunakan sepeda menuju tempat kerjanya di Balai Kota, Jakarta Pusat. Ia bersepeda dari lokasi kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.


"Tadi saya naik sepeda dari Lebak Bulus ke kantor itu kira-kira 19 kilometer. Mungkin sepintas orang merasa, 19 kilometer jauh ya," tutur Anies.

"Sesungguhnya kalau naik sepedanya santai, lalu rodanya atau giginya dipasang gigi yang normal, itu rileks aja," lanjut dia.

Berdasarkan penelitian The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), memang terjadi peningkatan jumlah pesepeda pada titik tertentu di Jakarta selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Peningkatan pengguna sepeda itu terjadi hingga 10 kali lipat bila dibandingkan sebelum masa pandemi virus corona (Covid-19).


Mengenai tren pesepeda yang kembali menjamur di Jakarta, Anies mengaku sudah sejak tahun lalu mendorong warga bersepeda. Hal ini, kata dia, dibuktikan dengan penambahan jalur sepeda di Jakarta sepanjang 63 kilometer.

"Bahkan kita sudah tambah jalur 63 KM dan sekarang kita tambahkan tambahan jalur, pop up sementara untuk para pesepeda supaya aman. Alhamdulillah tertata dengan baik. Insya Allah bisa digunakan terus," tuturnya.

Pembangunan jalur sepeda di Jakarta itu sebelumnya sempat mendapat kritik keras dari DPRD DKI Jakarta pada tahun lalu. Pasalnya, anggaran untuk membuat jalur sepeda saat itu mencapai Rp73 miliar.

Anggota Komisi B DPRD DKI Pandapotan Sinaga dalam rapat dengan Dinas Perhubungan kala itu mempertanyakan urgensi pembangunan jalur sepeda lantaran mengalami kenaikan anggaran. (dmi/osc)

[Gambas:Video CNN]