PSBB Proporsional Tahap 2, Ojol di Depok Boleh Bawa Penumpang

CNN Indonesia | Jumat, 03/07/2020 12:26 WIB
Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat melintas di kawasan jalan Kendal, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020. Penggunaan sekat pelindung untuk pembatasan antara pengemudi dan penumpang tersebut sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan guna meminimalisir risiko penyebaran virus COVID-19 dalam menghadapi era normal baru. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Pemkot Depok kembali mengizinkan ojek online beroperasi pada PSBB proporsional tahap dua selama 14 hari ke depan. Ilustrasi (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengizinkan ojek berbasis aplikasi atau ojek online (ojol) kembali mengangkut penumpang dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional tahap kedua.

Izin mengangkut penumpang bagi ojol di Kota Depok juga bersamaan dengan dibukanya sejumlah sektor lain, seperti ekonomi dan pariwisata.

"Berkenaan dengan PSBB Proporsional Tahap II, beberapa tambahan aktifitas kegiatan sosial ekonomi yang diperbolehkan diantaranya: posyandu, wisata alam ... ojek online membawa penumpang, dan lain-lain," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam keterangannya, Jumat (3/7).


Adapun, sejumlah sektor atau aktifitas lain yang mulai kembali dibuka selama PSBB proporsional tahap kedua antara lain, bioskop, salon, kegiatan seminar, aktivitas keagamaan, hingga ujian masuk perguruan tinggi.

Untuk kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, seperti bioskop, seminar, aktivitas keagamaan, dan lain-lain jumlah orang dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan. Khusus untuk seminar dan bioskop dibatasi maksimal sampai 30 persen.

Idris mengatakan pembukaan kegiatan sejumlah sektor tersebut akan diiringi penerapan protokol kesehatan yang ketat. Ia meminta semua pihak aktif berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Depok.

"Jika dalam pelaksanaannya terdapat ketidaksesuaian dengan protokol maka akan dilakukan penindakan berupa sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memutuskan memperpanjang PSBB proporsional di Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek) selama 14 hari sampai 17 Juli 2020.

Keputusan memperpanjang PSBB proporsional diambil berdasarkan data epidemiologi yang menyatakan bahwa wilayah Bodebek masih termasuk ke dalam zona kuning atau level 3.

Data terakhir per Kamis (2/7), jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Depok bertambah 4 kasus, sehingga saat ini total menjadi 778 kasus. Dari jumlah tersebut, 544 orang dinyatakan sembuh dan 34 orang meninggal dunia.

(thr/fra)

[Gambas:Video CNN]