Bertambah 552 Orang, Kasus Positif di Jatim Jadi 14.013

CNN Indonesia | Minggu, 05/07/2020 16:55 WIB
Petugas kesehatan mengambil sampel darah seorang pedagang Pasar Besar saat digelar tes diagnostik cepat atau rapid test di Markas Kodim 1016, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (22/5/2020). Tes diagnostik cepat yang digelar Pemerintah Kota dan Kodim 1016 Palangkaraya terhadap warga serta pedagang di Pasar Besar tersebut mengetahui kondisi kesehatan mereka, setelah ditemukan kasus enam positif COVID-19 yang merupakan pedagang di pasar tersebut. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 melaporkan kasus harian penyebaran covid-19 di Provinsi Jawa Timur, Minggu (5/7) mengalami peningkatan pada hari ini dibandingkan kemarin, Sabtu (4/7).

Berdasarkan laporan yang dipaparkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, kasus Covid-19 di Jatim naik sebanyak 552 kasus, dari 353 menjadi 905 kasus. Total kasus positif di Jatim hingga hari ini mencapai 14.013.

"Hari ini sebanyak 63.749 kasus positif di Indonesia, penambahan kasus cukup tinggi di Jatim yaitu sebanyak 552 kasus positif baru dan melaporkan ada 154 yang sembuh," kata  Yuri dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (5/7).


Sementara, jumlah kasus sembuh di Jawa Timur tercatat sebanyak 4.892 kasus dan jumlah kasus meninggal 1.020 kasus.

Yuri mengatakan penambahan kasus positif covid-19 di sejumlah provinsi yang masuk kategori tinggi, antara lain di DKI Jakarta sebanyak 257 kasus positif dengan 286 orang sembuh, Jawa Tengah 208 orang positif dan melaporkan 50 orang sembuh.

Lalu ada Sulawesi Selatan melaporkan kasus baru positif corona 136 orang dan 95 orang sembuh, sementara itu Jawa Barat melaporkan ada 106 kasus baru dengan 17 orang sembuh.

"Keseluruhan ada 18 provinsi yang hari ini melaporkan penambahan kasus di bawah 10 dan ada 7 provinsi yang hari ini tidak ada penambahan seperti di Aceh, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo," terang Yuri.

Sementara jumlah  kasus positif virus corona di Indonesia hingga Minggu (5/7) mencapai 63.749 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 29.105 orang, dan 3.171 orang lainnya meninggal dunia.

Data tersebut merupakan data yang dihimpun Gugus Tugas Penanganan covid-19 hingga pukul 12.00 WIB.

Selain itu, Yuri menyebut angka kematian pasien positif covid-19 di Indonesia lebih tinggi dibanding angka kematian global yaitu berada di angka 5 persen.

Sementara angka kematian global menurut data yang ia himpun sebesar 4,72 persen.

Meskipun ada 11 provinsi yang menunjukkan angka kesembuhan di atas 75 persen, tetapi angka kasus kematian secara nasional tetap lebih tinggi dibanding angka kematian kasus covid-19 rata-rata dunia.

"Kalau kita lihat angka kematian nasional berada di 5 persen, ini pun relatif lebih tinggi dibanding angka kematian rata-rata dunia sebesar 4,72 persen," tutur Yuri.

Berdasarkan data kasus covid-19 secara global per Sabtu (4/7) virus corona telah menginfeksi 11.220.009 orang di dunia dan 529.604 kematian.

(din/ugo)

[Gambas:Video CNN]