Target Pemangkasan Eselon ASN Rampung Desember

CNN Indonesia | Senin, 06/07/2020 12:15 WIB
Tjahjo Kumolo Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dalam Konfrensi Pers di Ruang Sriwijaya, Gedung PANRB, Jakarta, Rabu (30/10) Menpan RB Tjahjo Kumolo mengatakan sudah merampungkan pemangkasan eselon ASN sebesar 60 persen. (CNN Indonesia/Daniela Dinda)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo menyatakan program pemangkasan eselon aparatur sipil negara (ASN/PNS) ditargetkan rampung pada akhir 2020 ini.

Tjahjo menyatakan per Juni 2020 kemarin, tahapan proses pemangkasan eselon untuk reformasi birokrasi baru rampung sebesar 60 persen.

"Karena kesepakatan dengan seluruh anggota yang dipimpin Wapres, kita targetkan Desember tahun ini selesai. Walaupun ada pandemi Covid-19 kita yakin ini selesai," kata Tjahjo saat menggelar rapat kerja dengan Komisi II DPR, Jakarta, Senin (6/7).


Tjahjo lalu merinci jumlah PNS di Indonesia per Juni 2019 ada sebanyak 4.286 juta personel. Dari jumlah itu, eselon III PNS sebanyak 98 ribu personel dan eselon IV sebanyak 27 ribu personel.

Ia menyatakan pihaknya sudah melakukan pelbagai mekanisme untuk pengalihan eselonisasi jabatan eselon III dan IV ASN tersebut. Beberapa di antaranya, KemenPAN-RB sudah lakukan identifikasi jabatan administrasi pada unit kerja.

Lalu, lanjut Tjahjo, pihaknya sudah melakukan pemetaan jabatan dan pejabat administrasi yang terdampak, serta pemetaan jabatan fungsional pejabat yang terdampak,

"Hingga kita melakukan penyelarasan jabatan fungsional dengan tunjangan jabatan administrasi," kata pria yang juga dikenal sebagai politikus PDIP tersebut.

Tjahjo menyatakan pemangkasan eselon III, IV dan V ASN tersebut membutuhkan kenaikan anggaran bagi jabatan fungsional ASN sebesar Rp3,5 triliun.

"Kita hitung kalau akhir tahun ini selesai, tahun depan kita perlu anggaran untuk jabatan fungsional yang dulu eselon III,IV,V itu akan meningkat Rp5,3 triliun. Jadi ditingkatkan jabatan fungsional malah makin tinggi gajinya," kata Tjahjo.

Untuk Diketahui, pemerintah memutuskan mentransformasikan jabatan struktural eselon III, Eselon IV, dan Eselon V ke jabatan fungsional.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin sudah memastikan program pemangkasan eselon itu tidak akan mengurangi penghasilan hingga memotong jenjang karier ASN.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sendiri memiliki program prioritas untuk memangkas struktur jabatan ASN sebagai realisasi program yang ia paparkan saat pelantikan dirinya sebagai presiden 20 Oktober lalu.

Jokowi pernah mengutarakan akan memangkas struktur jabatan PNS untuk posisi Eselon IV terlebih dulu. Setelahnya, barulah dilanjutkan ke Eselon III.

(rzr/kid)

[Gambas:Video CNN]