Survei Indikator, Publik Puas Kinerja Polri di Tengah Pandemi

CNN Indonesia | Rabu, 22/07/2020 05:17 WIB
Indikator Politik Indonesia menyatakan 82,6 persen responden puas dengan peran Polri dalam menanggulangi penyebaran virus corona. Hasil survei menyatakan mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri di tengah pandemi virus corona (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan masyarakat puas dengan kinerja Polri di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Publik puas dengan peran Polri dalam menanggulangi penyebaran virus corona.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan tingkat kepuasan publik kepada Polri mencapai 82,6 persen. Tergolong tinggi.

"Kesimpulan itu berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan bahwa polisi sedikit ada kenaikan (tingkat kepuasan publik), namun secara umum tidak berbeda jauh. Penanganan oleh polisi relatif dinilai baik," kata Burhanuddin mengutip Antara, Selasa (21/7).


Menurut Burhanuddin, mayoritas publik juga percaya kepolisian dan TNI dalam menjaga keamanan selama COvid-19 mewabah. Mayoritas menilai kinerja TNI dan Polri dalam menjaga keamanan selama masa wabah sudah cukup atau sangat kompak. Tingkat kepuasan atas kekompakkan TNI-Polri mencapai 81 persen.

"Polisi dalam menangani keamanan dianggap relatif baik. TNI juga relatif baik," ujarnya.

Hasil survei yang sama menyatakan mayoritas responden ingin pembatasan sosial berskala besar (PSBB) disetop.

Sebanyak 60,6 persen responden menginginkan PSBB dicabut. Hanya 34,7 persen responden yang masih mendukung penerapan PSBB.

"Sebanyak 60,6 persen itu masyarakat meminta PSBB sudah cukup. Nah ini terus terang saya minta komentar karena belakang justru kasus covid malah naik bahkan melampaui China," kata Burhanuddin.

Survei dilakukan menggunakan teknik wawancara via telepon. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan.

Survei dilakukan dalam rentang waktu 13-16 Juli 2020 menggunakan metode simple random sampling dengan margin of error di kisaran 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

(Antara/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]