Belasan ASN Pemkot Bekasi Positif Covid-19, 2 Meninggal

thr, CNN Indonesia | Kamis, 23/07/2020 10:34 WIB
Covid-19 menerpa sejumlah ASN di Kota Bekasi, dan menyebabkan dua orang di antaranya meninggal dunia. Ilustrasi ASN. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setidaknya dua orang dinyatakan meninggal dunia dari belasan aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang dinyatakan positif Covid-19.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Ardhianto, menyatakan para pegawai pemerintah yang positif Covid-19 itu berasal dari sejumlah instansi pemerintah yang berbeda.

"Bener [meninggal dunia]," kata dia, lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (23/7).


Diketahui, dua ASN Pemkot Bekasi yang meninggal akibat Covid-19 itu ialah Kepala Bidang Anggaran di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Imam Yandi dan Camat Bekasi Utara Lukman Nulhakim.

Sementara belasan pegawai lain yang dinyatakan positif antara lain Kepala Inspektur Kota Bekasi, satu orang Inspektur Pembantu (Irban), satu pejabat Dinas Pendidikan, dan tiga pejabat Tata Pemerintahan (Tapem).

Berikutnya, ada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), satu orang pejabat DPMPTSP, dua orang staf di UPTD Kecamatan Mustikajaya, dan satu satu staf pemerintah lain.

Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Lebih lanjut, Tri mengaku sampai saat ini belum mengetahui pola penyebaran kasus Covid-19 di antara pegawai Pemkot Bekasi tersebut. Namun, ia menduga kasus itu terbagi dalam beberapa klaster.

"Kemungkinan karena ada keluarga yang datang dari luar kota. Ada cluster keluarga, ada cluster kantor karena aktivitas tamu, banyak faktor dan kemungkinan," katanya.

Untuk mencegah lebih jauh penyebaran, Tri mengatakan pihaknya kini tengah melaksanakan rapid test terhadap keluarga dan kerabat dekat belasan pegawai yang positif tersebut.

ASN yang sudah positif, kata dia, sebagiannya masih menjalani perawatan RSUD Chasbullah Kota Bekasi dan dan sisanya menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.

"Trend-nya semakin membaik karena semuanya juga tanpa ada gejala, isolasi mandiri di RSUD Chasbullah, Kota Bekasi," katanya.

(arh)

[Gambas:Video CNN]