Menengok Toko Fisik PS Store di Batam Milik Putra Siregar

CNN Indonesia | Kamis, 30/07/2020 19:41 WIB
Toko PS Store milik Putra Siregar masih beroperasi dan melayani pembeli yang datang di Jalan Laksamana Bintan No 1, Sei Panas Kota Batam. Toko PS Store milik Putra Siregar masih beroperasi dan melayani pembeli yang datang.(Foto: CNNIndonesia/Aini)
Jakarta, CNN Indonesia --

Toko ponsel PS Store milik Putra Siregar di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) masih terlihat tetap beroperasi, Kamis (30/7).

Sang pemilik diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepabeanan. Toko yang terletak di Jalan Laksamana Bintan No 1, Sei Panas tersebut masih dikunjungi pembeli meski tak ramai seperti hari-hari sebelumnya.

CNNIndonesia.com mencoba menyambangi toko tersebut, Kamis (30/7), terlihat tidak ada yang berbeda dari toko milik pengusaha dan juga youtuber asal Batam itu. Hanya saja, jumlah pengunjung cenderung lebih sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya.


Di luar toko, tampak seorang petugas keamanan berjaga di depan pintu sembari memegang alat pengecek suhu tubuh. Di depan toko juga terlihat aneka buah-buahan dijajakan.

Buah-buah tersebut wajib dibeli pelanggan yang hendak masuk ke dalam toko, baik untuk membeli ataupun hanya sekadar melihat-lihat ponsel semata.

Di dalam toko, terlihat pengunjung yang hanya berjumlah tak sampai 10 orang. Mereka terlihat sibuk melihat-lihat berbagai jenis ponsel yang dipajang dalam etalase kaca. Para pembeli dilayani karyawan toko yang berseragam jas berwarna merah marun dan memiliki lambang PS Store.

Salah seorang karyawan PS Store bernama Vani yang tengah berada di luar toko enggan berkomentar banyak saat diwawancarai. Menurutnya, tidak ada pihak yang bertanggung jawab dan dapat memberikan komentar kepada media.

"Kita buka seperti biasa, dari jam 11.00 sampai jam 09.00 malam," ujarnya.

Saat disinggung terkait kewajiban pengunjung untuk membeli buah sebelum masuk ke dalam toko, Vani mengaku hal tersebut merupakan kebijakan toko. Menurutnya, kewajiban pengunjung untuk membeli buah tersebut sebagai bentuk himbauan langsung kepada masyarakat agar dapat menjaga imunitas tubuh di masa pandemi.

"Salah satu cara agar tidak terkena virus itu kan, imunitas harus kuat. Buah kan bagus untuk menjaga imun tubuh, makanya kita wajibkan," kata Vani.

Sementara itu, Indah, salah seorang pengunjung yang terlihat keluar dari dalam toko sembari menenteng kantong belanja berwarna hitam lengkap dengan logo PS Store mengaku baru saja membeli handphone di sana.

Menurutnya, ia tetap mau membeli ponsel di toko tersebut karena harganya jauh lebih murah dibandingkan toko lain.

"Dan selagi handphone-nya tidak ada masalah saat saya pakai, ya enggak apa-apa juga beli di sini," ujar Indah.

Putra Siregar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kepabeanan. Kasus tersebut telah dilimpahkan oleh penyidik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Jakarta kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur untuk selanjutnya disidangkan.

Dalam proses pelimpahan perkara, tersangka dan barang bukti tersebut, penyidik juga menyerahkan sejumlah harta milik Putra Siregar yang telah disita sebagai jaminan pengganti kerugian negara. Dari beberapa harta tersebut, salah satunya yakni rumah mewah senilai Rp1,15 miliar yang berada di Batam.

(dek/ain)

[Gambas:Video CNN]