Dokter di Medan Meninggal Akibat Covid-19, Istri Positif

CNN Indonesia | Selasa, 04/08/2020 17:22 WIB
Dokter Ahmad Rasyidi Siregar SpB meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Total sudah enam dokter anggota IDI Medan tewas akibat Covid-19. Ilustrasi pemakaman jenazah pasien virus corona. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Medan, CNN Indonesia --

Seorang dokter di Medan bernama Ahmad Rasyidi Siregar SpB meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (Covid-19), Selasa (4/8) dini hari. Dokter spesialis bedah tersebut sempat dirawat selama dua pekan di RS Siloam Medan.

"Iya benar, beliau positif virus corona dan berpulang setelah mendapat perawatan di RS Siloam. Beliau juga anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan," kata Ketua IDI Medan dr Wijaya Juwarna Sp-THT-KL.

Ahmad Rasyidi kini sudah dimakamkan sesuai dengan protokol jenazah covid-19.


Wijaya menjelaskan istri dari Dokter Ahmad Rasyidi Siregar bernama Prof dr Bidasari Sp.A(K) juga positif corona dan diisolasi di RS Siloam Medan.

"Istri beliau juga positif. Saya juga kurang tahu pasti tertularnya bagaimana," ujarnya.

Wijaya menambahkan hingga kini sudah enam orang anggota IDI Medan yang gugur akibat tertular virus corona. Mereka adalah dr Ucok Martin SpP, dr Irsan Nofi Hardi Nara Lubis SpS, dr Anna Mari Ulina Bukit, dr Aldreyn Asman Aboet SpAN, KIC, dr Andhika Kesuma Putra, SpP (K), dan dr Ahmad Rasyidi Siregar SpB.

"Semoga darmabakti, dedikasi, dan pengabdian beliau akan menjadi suri teladan dan menjadi pendorong semangat bagi tenaga kesehatan dan relawan medis lainnya yang sedang berjuang melawan Covid-19," bebernya.

Wijaya tetap mengingatkan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dan tidak menganggap sepele penularan virus corona.

"Virus ini benar-benar ada. Jangan lagi anggap sepele. Saran saya jaga jarak 2 meter, hindari tempat keramaian, selalu cuci tangan jika telah beraktivitas di luar rumah dan jangan lupa jaga imunitas tubuh," bebernya.

(fnr/wis)

[Gambas:Video CNN]