Anies: Tunjukkan Kebijakan Saya yang Intoleran-Diskriminatif

yoa, CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 10:21 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan menantang siapa saja untuk menunjukkan kebijakan dirinya yang intoleran dan diskriminatif selama memimpin ibu kota. Gubernur DKI Anies Baswedan meminta siapa saja menunjukkan kebijakan dirinya yang intoleran dan diskriminatif selama memimpin ibu kota. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada siapa saja untuk menunjukkan bukti bahwa ada kebijakan intoleran dan diskriminatif selama dirinya memimpin Ibu Kota. Menurutnya narasi bahwa dirinya intoleran dan diskriminatif diframing sejak masa kampanye Pilkada hingga sekarang.

Dua tahun menjadi orang nomor satu di ibu kota, Anies mengklaim sudah memberi bukti bahwa dirinya tidak seperti yang dituduhkan.

"Tolong ditunjukkan selama dua tahun ini, kebijakan mana yang intoleran, tolong ditunjukkan kebijakan mana yang diskriminatif," kata Anies dalam peluncuran buku 'Memoar Pilkada DKI 2017' yang disiarkan Youtube Mardani Ali Sera, dikutip Selasa (11/8).


"Tolong ditunjukkan, fakta mana yang bisa membenarkan imajinasi bahwa gubernur dan pemerintah adalah intoleran," lanjut dia.

Anies menyebut anggapan dirinya intoleran dan diskriminatif sangat kuat dibangun. Namun, ia mengaku tak mau menjawab imajinasi tersebut dengan imajinasi tandingan.

"Tapi dibenturkan dengan kenyataan," ujar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan tersebut.

Menurut Anies, seharusnya masyarakat bisa menyimpulkan anggapan tersebut batal karena tak menemukan validasi dalam kenyataan jika kebijakan intoleran dan diskriminatif itu tidak bisa dibuktikan.

"Kalau sudah begitu masih tetap saja mempertahankan imajinasi, ya berarti ada problem dengan cara berpikir," katanya.

Pada kesempatan itu, Anies mengklaim bahwa dirinya sejak awal masa kampanye Pilkada Jakarta memperjuangkan keadilan sosial. Ia mengaku menuangkannya dalam program kerja strategis.

"Lalu selama lima tahun itu ada yang bisa tuntas tahun pertama, ada yang tuntasnya tahun keempat, tahun kelima. Tapi yang paling penting adalah kita punya matriksnya, apa yang selesai kapan. Ini kita jaga terus," ujarnya.

(fra)

[Gambas:Video CNN]