Janji Pradi-Afifah di Pilkada Depok: Berobat Gratis Pakai KTP

CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 10:10 WIB
Pasangan yang diusung Gerindra dan PDIP di Pilkada Depok, yakni Pradi Supriatna-Afifah Alia ingin memudahkan warga mendapat layanan kesehatan. Pasangan Pradi-Afifah bakal menggratiskan biaya pengobatan di puskemas jika terpilih di Pilkada Depok 2020 (Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bakal pasangan calon Pradi Supriatna dan Afifah Alia menawarkan 10 program unggulan bila terpilih di Pilkada Depok tahun 2020. Salah satu program unggulannya adalah berobat gratis bagi seluruh warga yang memiliki KTP Depok.

Visi, misi dan program unggulan tersebut sudah resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok kepada publik di situs resmi KPUD Depok.

"Berobat gratis menggunakan KTP Depok," tulis program unggulan Pradi-Afifah di poin nomor 2 mengutip berkas visi misi yang diunggah situs KPUD Depok, Rabu (16/9).


CNNIndonesia.com sudah menghubungi Pradi dan Afifah untuk meminta penjelasan lebih rinci mengenai program tersebut. Namun yang bersangkutan belum merespons. Mengutip sejumlah pemberitaan di media, Pradi-Afifah menggratiskan biaya pengobatan di rumah sakit plat merah dan puskesmas.

Selain itu, Pradi-Afifah memiliki program pengelolaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) agar bisa berfungsi sekaligus sebagai ruang terbuka hijau.

"Pengelolaan TPU dengan standar pemakaman untuk menjamin ketersediaan dan keasrian sehingga dapat berfungsi sebagai ruang terbuka hijau," tulis program unggulan Pradi-Afifah di poin nomor 5.

Tak hanya itu, Pradi-Afifah turut menetapkan program visum gratis bagi anak dan perempuan korban kekerasan di Depok. Lalu, terdapat program pemberian apresiasi dan insentif bagi ketua RT, RW, Linmas, kader posyandu, marbot masjid, dan kelompok lain.

Pradi-Afifah juga berjanji membuka peluang 100.000 tenaga kerja baru melalui peningkatan kompetensi, pengembangan usaha baru dan penyelenggaraan bursa tenaga kerja. Lalu, pasangan itu berjanji menggelar program pengelolaan hari bebas kendaraan bermotor (car free day) di beberapa wilayah yang berkontribusi terhadap promosi ekonomi kreatif dan pembangunan di Depok.

Selain itu, Pradi-Afifah juga akan mengembangkan sistem layanan sosial terpadu (pendidikan, kesehatan, dan penyandang masalah kesejahteraan sosial) dan meningkatkan kapasitas lembaga kursus dan pelatihan yang menghasilkan lulusan tersertifikasi.

"Pemberian beasiswa berbasis prestasi akademik, minat atau bakat, dan tahfiz Alquran," tulis program unggulan Pradi-Afifah di poin nomor 10.

Bakal pasangan calon Pradi -Afifah Alia memiliki slogan visi berbunyi "Kota Depok Mengayomi Semua".

Sementara itu, Pradi-Afifah turut menawarkan 5 misi yang dijabarkan dalam Pilwalkot Depok 2020 ini. Di antaranya, pertama memberikan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan. Kedua, mewujudkan sumber daya manusia sehat, cerdas, berdaya saing, dan bahagia.

Misi ketiga adalah harmonisasi sarana dan prasarana kota dengan memperhatikan daya dukung. Keempat adalah memberikan keamanan dan ketertiban umum. Salah satu yang jadi sorotan adalah meningkatkan infrastruktur untuk menciptakan rasa aman (lampu jalan, CCTV, patroli).

Misi terakhirnya adalah memberdayakan masyarakat dan menciptakan seluas-luasnya kesempatan berusaha.

Pradi Supriatna sendiri dikenal sebagai kader Gerindra yang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok saat ini. Sementara itu, Afifah Alia adalah kader PDI Perjuangan.

Pasangan ini diusung oleh koalisi besar yakni Gerindra, PDI-P, Golkar, PKB, PAN, dan PSI dengan total dukungan 37 kursi di DPRD. Mereka akan menghadapi duet Mohammad Idris-Imam Budi Hartono di Pilwalkot Depok tahun 2020.

(rzr/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]