Positif Covid-19, Calon Wali Kota Bontang Meninggal Dunia

CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 14:16 WIB
Cawalkot Bontang, Kalimantan Timur, Adi Darma sudah positif corona sejak 24 September dan menjalani perawatan di rumah sakit. Ilustrasi pemakaman pasien virus corona (AP/Dita Alangkara)
Jakarta, CNN Indonesia --

Calon Wali Kota Bontang, Kalimantan Timur di Pilkada 2020, Adi Darma meninggal dunia pada Kamis (1/10) setelah beberapa hari menjalani perawatan sebagai pasien positif virus corona (Covid-19). Selama ini dia dirawat di RSUD Taman Husada, Bontang hingga wafat.

"Iya Pak Adi Darma meninggal dunia tadi pukul 11.40 Wita karena terinfeksi virus corona," ujar Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr I Gusti Made Suardika seperti dilansir dari Antara, Kamis (1/10).

Sejauh ini, Gusti belum bisa membeberkan penyakit bawaan atau kormobid mantan Wali Kota Bontang periode 2011-2016 tersebut.


"Nanti ada keterangan resmi saat di rumah sakit," kata Gusti.

Adi Darma diketahui mulai mengalami gejala virus corona pada 23 September. Sehari kemudian, yakni 24 September, dia dinyatakan positif Covid-19 oleh gugus tugas setempat.

Setelah itu Adi Darma dirawat di RSUD Taman Husada Bontang. Adi Darma tak bisa hadir pada tahapan Pilkada pengambilan nomor urut di KPU Kota Bontang pada 24 September.

Saat itu pasangan Adi Darma yakni Basri Rase hadir sendirian dalam pengambilan nomor dan mendapatkan nomor urut 1 pada Pilkada Bontang 2020 dari dua pasang calon yang bersaing.

Pasangan Adi Darma-Basri Rase maju di Pilkada Bontang berbekal dukungan dari PDIP dan PKB dengan jumlah 5 kursi di DPRD setempat.

Meninggalnya Adi Darma menambah deretan peserta pilkada di Kaltim yang wafat. Sebelumnya Calon Bupati Berau, Muharram juga meninggal dunia pada 22 September 2020 usai positif terinfeksi virus corona.

(Antara/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]