Viral Pesta Kolam Renang, Edy Rahmayadi Minta Tutup Waterpark

CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 15:52 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta untuk menutup waterpark di Deli Serdang yang menggelar pesta kolam renang yang videonya viral di media sosial. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akan menutup waterpark yang menggelar pesta kolam renang. (Foto: CNN Indonesia/ Farida)
Medan, CNN Indonesia --

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta penutupan Hairos Water Park dan memberi sanksi kepada pengelolanya karena sudah menyalahi protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Hal ini dikatakannya terkait video pesta di kolam renang Hairos Water Park di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, di masa pandemi Covid-19, yang viral di media sosial.

Tampak ratusan pengunjung yang menggunakan pelampung berpesta sambil menikmati sajian live music. Mereka tampak tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak satu sama lain.


"Jangan ada seperti di daerah Pancur Batu, ada kolam renang mereka ramai-ramai di situ. Itu jelas sudah menyalahi aturan. Dan saya minta dilakukan penutupan dan diberikan peringatan kepada yang mengelola waterpark di Pancur Batu," cetus Edy, dalam keterangannya, di Medan, Kamis (1/10).

Menurutnya, Sumut memang tidak sedang menerakan lockdown atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti di daerah lainnya. Namun, katanya, masyarakat tetap harus patuh terhadap protokol kesehatan penanganan Covid-19.

"Seluruh rakyat Sumut kita sudah putuskan bahwa kita harus disiplin dengan protokol kesehatan. Kita tidak melakukan lockdown, PSBB, tapi kita sudah sepakat bersama- sama seluruh elemen anak bangsa untuk taat protokol kesehatan yang pertama pakai masker, yang kedua mengatur jarak dan ketiga mencuci tangan," ujarnya.

Edy mengatakan pihaknya tidak melarang aktivitas perekonomian di masa pandemi Covid-19.

"Silahkan menggeliat ekonomi, itu juga tak bisa berhenti, tapi tetap patuhi [protokol kesehatan], jangan ada yang seperti di daerah Pancur Batu, ada kolam mereka ramai ramai di situ," pungkasnya.

Video party di kolam renang itu sebelumnya diunggah oleh seorang pengguna Twitter Rizki Ramadhani, pemilik akun @dionismee, dalam sebuah utas Senin (28/9) malam.

"INI PASTI BAKALAN JADI KLASTER BARU. Sejauh ini belum ada kebijakan berarti utk melakukan PSBB di sini sejak maret, kebanyakan warga medan & Sumut pada umumnya abai. Ini terjadi siang ini (Senin, 28/9/20) di Hairos Waterpark Kota Medan," imbuhnya.

Per 30 September, Sumut masuk tujuh besar provinsi dengan kasus COvid-19 terbanyak dengan 10.313 kasus. Sebanyak 6.974 di antaranya sembuh, dan 429 meninggal.

(fnr/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK